11.1 C
New York
Wednesday, February 28, 2024

Harga Emas Lemah Hingga 1,3 Persen

Washington, MISTAR.ID
Dalam sepekan, harga emas masih melemah 0,91% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas masih amblas 4,3% sementara dalam setahun anjlok 5,7% dan diperkirakan masih akan tertekan dalam beberapa bulan ke depan.

Pada perdagangan, Rabu (14/9/22) pukul 06.38 WIB, harga emas dunia di pasar spot naik tipis saja 0,03% di US$ 1.702,09 per troy ons. Harga emas menguat tipis 0,03%.

Tai Wong, analis dari Heraeus Precious Metals, mengingatkan emas kemungkinan masih akan melemah ke depan. Pasalnya, inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi akan semakin menguatkan kebijakan agresif bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed). The Fed akan menentukan kebijakan moneternya pada pekan depan.

Baca Juga:Harga Emas Terkerek 8,4 Dolar AS

“Dalam jangka pendek, emas kemungkinan akan bergerak di kisaran US$ 1.600-1.700 karena dolar AS menguat dan ada kebijakan hawkish The Fed pekan depan. Gerak emas bahkan mungkin akan berat hingga pertemuan Fed pada November mendatang,” tutur Wong, seperti dikutip Reuters.

Emas ambruk pada perdagangan, Selasa (13/9/22), begitu biro statistik AS mengeluarkan data inflasi AS. Inflasi AS mencapai 8,3% (year on year/yoy) pada Agustus 2022. Inflasi memang melandai dibandingkan Juli (8,5%) tetapi di atas ekspektasi pasar (8,1%).

“Emas melemah karena inflasi AS lebih tinggi dibandingkan ekspektasi. Kenaikan suku bunga acuan 75 bps hampir pasti terjadi. Dolar AS juga kembali naik sehingga emas kemungkinan akan tertekan,” tutur Wong.

Baca Juga:Harga Emas Anjlok di Bawah 1.750 Dolar

Indeks dolar kemarin ditutup pada posisi 109,82 atau yang tertinggi sejak, Rabu pekan lalu. Dengan inflasi yang masih melaju kencang, taruhan pasar akan kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 75 bps kini menjadi 81% dari sebelumnya 75%.

“Data inflasi AS semakin menjadi modal kuat bagi bank sentral AS untuk mendinginkan inflasi seperti target mereka,” tutur analis Saxo Bank Ole Hansen.(cnbc/hm10)

Related Articles

Latest Articles