Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai Merah di Deli Serdang Anjlok, Petani Kesulitan Tutup Biaya Produksi

Mistar.idSenin, 2 Maret 2026 pukul 19.44 WIB
harga_cabai_merah_di_deli_serdang_anjlok_petani_kesulitan_tutup_biaya_produksi

Tanaman cabai merah milik warga. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Sejumlah petani cabai merah di Kecamatan Beringin dan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, mengeluhkan rendahnya harga jual hasil panen selama bulan Ramadan.

Saat ini, harga beli cabai dari petani hanya berkisar Rp15.000 per kilogram. Kondisi ini dinilai membuat petani kesulitan memperoleh keuntungan, bahkan sebagian mengaku tidak mampu menutup biaya produksi.

“Kalau harga cabai sudah di bawah Rp20.000 per kilogram, sangat mustahil untuk meraih untung. Balik modal saja tidak didapat,” ujar Anto, petani cabai merah di Kecamatan Pantai Labu, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, biaya produksi cabai tergolong tinggi, mulai dari pembelian bibit, pupuk, pestisida, hingga ongkos tenaga kerja dan perawatan selama masa tanam. Dengan harga jual saat ini, pendapatan yang diterima tidak sebanding dengan modal yang telah dikeluarkan.

Meski merugi, para petani tetap memilih memanen dan menjual cabai mereka kepada pengepul.

“Daripada rugi banyak, ya terpaksa dijual juga. Mau dibiarkan tidak dipanen, kan sayang. Biarlah ada pemasukan sedikit daripada rugi banyak,” kata Suliyem, petani lainnya di wilayah tersebut.

Ia menambahkan, harga Rp20.000 per kilogram dinilai sebagai batas minimal untuk mencapai titik impas.

“Karena kalau dijual Rp20.000 per kilogram, hanya bisa balik modal. Modal tanam cabai lumayan mahal,” ucapnya.

Para petani berharap harga cabai dapat kembali membaik menjelang Idulfitri, seiring meningkatnya permintaan pasar. Hingga kini, mereka mengaku hanya bisa pasrah dan menyesuaikan diri dengan kondisi harga yang berlaku. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN