Kisah Siswi MAN 2 Model Medan, Juara Nasional MTQ Masuk FK USU Lewat SNBP

Hikmatul Fadhilah Hasibuan (tengah), siswi MAN 2 Model Medan yang berhasil masuk FK USU jalur SNBP. (Foto: Istimewa/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Prestasi membanggakan ditorehkan Hikmatul Fadhilah Hasibuan, 16 tahun, siswi MAN 2 Model Medan yang meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional, berhasil lulus ke Program Studi Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Hikmah dikenal sebagai siswa berprestasi secara akademik dan memiliki kemampuan unggul di bidang tilawah Al-Qur’an. Ia tercatat dua kali menorehkan prestasi di tingkat nasional pada 2024, yakni Juara II MTQ Nasional cabang tilawatil Quran di Samarinda, Kalimantan Timur, serta Juara I cabang Giat Prestasi Tilawah Puteri pada Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Keberhasilannya menembus Fakultas Kedokteran USU melalui jalur SNBP menjadi pencapaian yang tidak disangka-sangka. Hikmah mengaku langsung membuka pengumuman pada 31 Maret 2026 dengan penuh harap dan doa.
“Alhamdulillah, berkat rahmat Allah dan doa yang dipanjatkan kedua orang tua saya serta dukungan dari guru-guru MAN 2 Model Medan, akhirnya saya lulus,” ucapnya, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, ia juga mengakui adanya perasaan haru sekaligus tantangan yang menanti di dunia perkuliahan, khususnya di bidang kedokteran yang dikenal tidak mudah. Ia berjanji akan belajar giat dan bersungguh-sungguh agar tidak mengecewakan semua pihak yang telah mendukungnya.
Putri ketiga dari pasangan Aswin Amaluddin dan Parida Hannum Lubis itu menuturkan bahwa kecintaannya terhadap tilawah Al-Qur’an tidak akan ditinggalkan meskipun telah memasuki dunia perkuliahan.
Ia berencana tetap mengembangkan kemampuan tersebut melalui berbagai kegiatan pembinaan maupun lomba, sembari menjaga konsistensi membaca Al-Qur’an di tengah kesibukan kuliah.
Menurutnya, tilawah tidak hanya soal membaca, tetapi juga melatih konsentrasi, ketenangan, dan konsistensi. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an, seperti empati dan kesabaran, dinilai sangat relevan dalam membentuk karakter seorang calon dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pasien.
“Saya berharap bisa menjadi pribadi yang seimbang, baik dari kemampuan intelektual dan juga spiritual,” tuturnya.
Kepala MAN 2 Model Medan, Wuri Tamtama Abdi, mengungkapkan bahwa selama ini Hikmah dikenal sebagai siswi yang aktif dan berprestasi di bidang Al-Qur’an, bahkan kerap tampil dalam berbagai kegiatan madrasah.
Wuri menilai, keberhasilan Hikmah menjadi bukti bahwa prestasi di bidang keagamaan dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademik.
Ia juga menyebut bahwa kelulusan Hikmah melalui jalur SNBP menjadi salah satu representasi keberhasilan pembinaan di MAN 2 Model Medan, yang terus berkomitmen mengantarkan siswa meraih cita-cita.
“Hikmah adalah perwakilan dari sekian banyak siswa kita di MAN 2 Medan yang lulus jalur SNBP. Ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 2 dalam mendidik dan membimbing siswa,” ujarnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER























