Bappenas Luncurkan Peta Jalan WEF Nexus Indonesia, Wabup Samosir Dorong Dukungan Pusat

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk saat menghadiri peluncuran jalan WEF Nexsus Indonesia di Jakarta.(foto:istimewa/Mistar)
Samosir, MISTAR.ID
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) resmi meluncurkan Peta Jalan Water, Energy, Food (WEF) Nexus Indonesia.
Peluncuran tersebut berlangsung di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto 1–5, Kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan arah kebijakan WEF Nexus sekaligus mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, mitra pembangunan, hingga sektor nonpemerintah.
Peta Jalan WEF Nexus Indonesia disusun sebagai pedoman strategis nasional untuk mengintegrasikan pengelolaan sumber daya air, energi, dan pangan.
Sosialisasi diarahkan untuk mendiseminasikan konsep dan kebijakan WEF Nexus, memfasilitasi pertukaran pengetahuan antarsektor, serta memperkuat komitmen bersama dalam penerapannya di tingkat nasional maupun daerah.
Sesuai rilis yang diterima MISTAR, Sabtu (13/12/2025), Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk tampil sebagai panelis dalam sesi bertema Pembelajaran Daerah dan Kebutuhan Dukungan Implementasi.
Ariston menegaskan pentingnya dukungan nyata dari pemerintah pusat agar kebijakan WEF Nexus dapat diterjemahkan secara operasional di daerah.
“Kami di daerah membutuhkan dukungan kunci untuk memastikan implementasi WEF Nexus dapat masuk ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, seperti RPJMD dan APBD,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi daerah meliputi keterbatasan kapasitas teknis, belum optimalnya integrasi lintas sektor dalam perencanaan, serta kebutuhan terhadap skema pembiayaan yang jelas dan inklusif.
Menurut Ariston, Kabupaten Samosir memiliki peluang besar dalam pengembangan inisiatif WEF Nexus.
“Kami melihat peluang untuk proyek percontohan berbasis nature-based solutions, pemanfaatan energi terbarukan bagi layanan publik dan pertanian, serta replikasi model integrasi sektor yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan pentingnya kemampuan suatu bangsa dalam mengelola sumber daya air, energi, dan pangan.
Ia menjelaskan bahwa melalui kerja sama dengan Pemerintah Inggris dan United Nations Development Programme (UNDP), Bappenas meluncurkan Peta Jalan WEF Nexus yang dilengkapi dengan digital decision support guna mengoptimalkan alokasi sumber daya berbasis data.
Sementara itu, United Nations Secretary-General’s Special Envoy for Water, Retno Marsudi, menyebut peluncuran peta jalan tersebut sebagai tonggak penting perubahan paradigma pembangunan.
“Kegagalan pemerintah dalam menghubungkan sektor air, energi, dan pangan akan berdampak langsung pada masyarakat. Itulah mengapa keterkaitan air, energi, dan pangan sangat penting,” tuturnya. (adv/hm27)















