24.9 C
New York
Wednesday, July 24, 2024

Lindsay Lohan Digugat Karena Promosikan Ilegal Kripto

Jakarta, MISTAR.ID

Sedikitnya delapan aktris digugat Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) karena secara ilegal mempromosikan aset kripto miliknya. Di antaranya Lindsay Lohan, YouTuber Jake Paul, dan enam selebritas lainnya.

Hal tersebut menjadi masalah karena dilakukan tanpa mengungkapkan kepada publik mereka dibayar untuk melakukan itu.

Seperti diberitakan media, Kamis (23/3/23), selebritas lain yang turut didakwa adalah penyanyi Akon, Austin Mahone, Ne-Yo, rapper Lil Yachty, dan Kendra Lust.

Baca Juga:Binance Umumkan Konversi Dana Pemulihan dari BUSD ke Kripto

Sebagian besar dari para selebritas itu, kecuali Soulja Boy dan Austin Mahone, setuju menyelesaikannya, tanpa mengakui kesalahan, dengan membayar lebih dari US$400 ribu atau sekitar Rp6,1 miliar (US$1=Rp15.181,50).

Andrew Brettler selaku pengacara Lindsay Lohan mengatakan sang aktris sama sekali tidak mengetahui syarat untuk mengungkapkan pembayaran itu hingga masalah terungkap.

“Sejak awal, dia bekerja sama dengan penyelidikan SEC dan akhirnya setuju untuk mencairkan sejumlah kecil uang yang dia terima dan membayar denda untuk menyelesaikan masalah ini,” kata pengacaranya Andrew Brettler dalam pernyataan email.

Pengacara Kendra Lust menolak berkomentar. Pengacara selebriti lainnya tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dakwaan tersebut datang sebagai tindak lanjut atas kasus yang menargetkan pengusaha Justin Sun karena memasarkan aset crypto Tronix dan BitTorrent tanpa mendaftar ke otoritas terkait.

Justin Sun juga diduga telah memanipulasi perdagangan crypto di platformnya.

Baca Juga:Tahun 2022 Aset Kripto dalam Fase Winter

Kasus itu adalah satu dari beberapa penegakan aturan AS di pasar keuangan yang telah meningkatkan tindakan kerasnya terhadap cryptocurrency sejak keruntuhan spektakuler pemimpin industri FTX pada akhir 2022.

SEC menuduh Sun berusaha meningkatkan Tronix dengan secara artifisial menciptakan tampilan perdagangan di pasar sekunder dengan meminta karyawannya sendiri untuk membeli dan menjual aset tersebut.

“Kasus ini kembali menunjukkan risiko tinggi yang dihadapi investor ketika sekuritas aset kripto ditawarkan dan dijual tanpa pengungkapan yang tepat,” kata Ketua SEC Gary Gensler dalam sebuah pernyataan.

Sun, kata Gensler, juga membujuk investor untuk membeli cryptocurrency melalui kampanye di mana dia dan para artis menyembunyikan fakta telah dibayar untuk cuitan mereka.(cnn/hm12)

Related Articles

Latest Articles