Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Unggahan Akun FB Rio Bastian Soal Pemotongan Tunjangan Sertifikasi Resahkan Guru SMPN 1 Pangururan

Mistar.idSelasa, 24 Februari 2026 pukul 12.23 WIB
unggahan_akun_fb_rio_bastian_soal_pemotongan_tunjangan_sertifikasi_resahkan_guru_smpn_1_pangururan_

Sejumlah guru SMPN 1 Pangururan saat memberikan keterangan ke wartawan. (foto: pangihutan/mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID

Unggahan akun Facebook (FB) @Rio Bastian yang menyinggung soal tunjangan sertifikasi guru menuai keresahan di kalangan SMP Negeri 1 Pangururan, Kabupaten Samosir. Sejumlah guru membantah isi unggahan tersebut, karena dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Salah seorang guru bersertifikasi, Panagaman Sinaga, mengatakan tunjangan sertifikasi tidak pernah dipotong seperti yang dituduhkan. Ia mengatakan dana sertifikasi langsung ditransfer pemerintah ke rekening masing-masing guru penerima.

Menurutnya, tidak ada intervensi atau pemotongan oleh pihak sekolah terhadap tunjangan tersebut. Panagaman juga menyebut, para guru yang telah menerima sertifikasi memang memiliki inisiatif untuk menyisihkan sebagian dana secara sukarela.

Dana yang disisihkan itu, kata dia, bukan kewajiban dan tidak ditentukan nominalnya. “Sejak dulu kami mengumpulkan sebagian dari yang kami terima untuk membantu guru honor,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menekankan pengumpulan dana dilakukan atas dasar keikhlasan masing-masing guru. Tujuan utama pengumpulan dana itu adalah untuk kebersamaan dan berbagi dengan rekan guru honorer, tambahnya.

Panagaman mengungkapkan kegiatan tersebut murni inisiatif sesama guru. Bahkan, kepala sekolah tidak mengetahui secara rinci soal pengumpulan dana tersebut. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk kepentingan bersama, salah satunya untuk membeli seragam olahraga bagi para guru.

Dalam pembelian seragam itu, guru honorer juga menerima seragam yang sama. Ia memastikan tidak ada paksaan dalam pengumpulan dana tersebut. “Tidak pernah ada kewajiban. Semua berdasarkan keikhlasan,” katanya.

Panagaman mempersilakan pemilik akun Facebook Rio Bastian untuk datang langsung ke sekolah. Menurutnya, klarifikasi terbuka akan membuat persoalan menjadi jelas. Ia berharap tidak ada lagi informasi yang dinilai menyesatkan dan meresahkan.

Senada dengan itu, Leni, salah seorang guru honorer, turut membantah adanya pemotongan gaji. Ia menyebutkan gaji guru honorer juga ditransfer langsung ke rekening masing-masing. “Tidak ada pemotongan. Gaji kami masuk langsung ke rekening,” ucapnya.

Bahkan, Leni mengaku para guru PNS yang telah menerima sertifikasi kerap berbagi dengan guru honorer.

Tangkapan layar profil akun FB @Rio Bastian. (foto: istimewa/mistar)

Hal serupa disampaikan Agus, guru lainnya di SMPN 1 Pangururan. Menurutnya, tidak pernah ada pemotongan dana sertifikasi maupun gaji guru honorer. Ia menambahkan hubungan antara guru PNS dan honorer di sekolah tersebut selama ini terjalin baik.

“Guru PNS yang sudah sertifikasi menganggap kami seperti anak sendiri,” katanya.

Para guru berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Mereka juga meminta masyarakat tidak mudah percaya pada unggahan yang belum tentu kebenarannya, sebelum ada konfirmasi langsung dari pihak terkait.

Sebelumnya, saat melakukan live di Facebook, akun @Rio Bastian menuding kepala sekolah (kepsek) SMPN 1 Pangururan memotong tunjangan sertifikasi guru, juga memotong gaji guru honorer.

Dari penelusuran Mistar, akun Facebook @Rio Bastian bukan kali ini saja berulah. Pemilik akun Facebook @Rio Bastian bahkan berkas perkaranya sudah dilimpahkan Polres Samosir ke Kejaksaan karena dilaporkan Maya Sidabutar karena menyebarkan konten bermuatan tudingan terhadap dirinya melalui media sosial.

Dilihat dari profilnya, akun Facebook @Rio Bastian memiliki 12 ribu pengikut. Di bagian informasi, selain menyebut dirinya membuka jasa rental mobil Batam, Rio Bastian juga menyebut akun FB nya merupakan konten pemerhati dan konten kritisi kinerja pemerintah.

Rio Bastian diyakini merupakan warga Samosir yang kini berdomisili dan kerja di Kota Batam.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN