Menteri PU Tinjau Sabo Dam Tapteng, Target Rampung Oktober 2026

Menteri PU, Dody Hanggodo meninjau lokasi pembangunan sabo dam Sungai Sigala-gala dan lokasi terdampak banjir di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka. (foto: feliks/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau lokasi pembangunan sabo dam Sungai Sigala-gala serta area terdampak banjir di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (23/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatera Utara, Hardy Pangihutan Siahaan.
Dody menyampaikan pihaknya optimistis pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka dapat selesai pada Oktober 2026 mendatang.
“Target waktu kita bisa selesai bulan Oktober ini. Mudah-mudahan cuaca dapat mendukung,” katanya.
Ia mengakui pelaksanaan pembangunan sabo dam di Tukka sempat mengalami keterlambatan akibat faktor cuaca yang tidak mendukung.
“Jadi kan di sini juga hujan, seperti kemarin, sudah siap dicor, tiba-tiba hujan deras yang kemudian merusak hasil pengecoran itu, sekarang kita perbaiki lagi, dicor lagi, ya seperti itu,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pihak tetap optimistis sabo dam dapat selesai tepat waktu dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat Kecamatan Tukka.
“Tadi Pak Camat juga memberikan masukan dan meminta bantuan, ada satu lagi Kelurahan Bonalumban agar dibantu penanganan banjirnya. Saya bilang juga, coba dicek di sana. Kalau memang begitu kita bantu, kita kerjakan juga di sana,” ucapnya.
Untuk diketahui, sebagai tahap awal Kementerian PU akan membangun empat sabo dam di daerah aliran sungai (DAS) Aek Tukka pada 2026, yakni Sabo Dam TK-D.1 di Desa Bona Lumban, TK-D.2 di Desa Hutanabolon, Sabo Dam Oprit TK-D.3 di Desa Sigala-gala, serta TK-D.4 di Desa Tukka.
Keempat sabo dam tersebut dirancang memiliki bentang 15–50 meter dengan tinggi 3–6 meter serta total kapasitas tampungan mencapai 205.000 meter kubik untuk menahan sedimen dan material dari hulu sungai. (hm27)













