Listrik Padam 24 Jam, Pengusaha Tambak Udang di Sergai "Menjerit"

Tambak udang milik Joni Panjaitan terpaksa menggunakan genset saat pemadaman listrik (foto : Damanik/Mistar)
Sergai, MISTAR.ID
Pemadaman listrik yang dilakukan PLN berdampak pada kerugian besar bagi pengusaha tambak udang vaname di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
“Padam listrik ini jelas membuat kami merugi, karena kami harus membeli BBM jenis Dexlite dengan harga Rp26.600 per liter untuk mengisi mesin genset yang digunakan untuk kincir tambak udang kami. Sementara BBM solar tidak diperbolehkan dibeli menggunakan jeriken. Kami sangat kecewa dengan kinerja PLN,” ujar Joni Panjaitan, salah satu pengusaha tambak udang kepada MISTAR, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, pemadaman listrik selama sekitar 24 jam ini merupakan kejadian terburuk yang pernah dialami terkait layanan PLN.
“Sejarah PLN ini, sekitar 24 jam listrik padam, mulai pukul 18.45 WIB hingga saat ini belum juga menyala,” sebutnya.
Untuk itu, dirinya berharap ke depan manajemen PLN bisa lebih profesional.
“Ke depannya manajemen PLN harus lebih profesional. Jangan lagi ada pemadaman listrik yang cukup lama seperti saat ini,” harap Joni Panjaitan yang juga pengusaha panti rehabilitasi narkoba tersebut. (hm27)














