6 C
New York
Saturday, March 2, 2024

Dishut Sumut Sita 2 Alat Berat Perambah Hutan

Medan, MISTAR.ID

Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Dishut Sumut) menyita 2 alat berat oleh Tim Dishut Sumut dari hutan konservasi perbatasan Kabupaten Karo-Langkat yang melakukan perambahan, persisnya di Desa Kuta Rakyat Kecamatan Naman Teran Karo, Jumat 11 Februari 2022.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumut Herianto mengatakan, keberhasilan ini meski tidak dengan pelakunya, merupakan komitmen Dishut Sumut untuk melindungi hutan dari setiap upaya perambahan liar atau pengerusakan oleh oknum-oknum tertentu yang ingin mencari keuntungan ilegal.

“Dari informasi yang kami peroleh, maka kami lakukan pengecekan dan adanya kebenaran dari informasi tersebut. Maka kita langsung menyita barang bukti berupa
beco dan excavator. Saat ini diletakkan di Kantor Dinas Kehutanan Sumut, sebagai barang bukti,” ucap Herianto pada konfrensi pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (14/2/22).

Baca Juga:Perambahan Hutan Marak, Ini Temuan Kasat Reskrim Polres Dairi di Lapangan

Sebelum menyita barang bukti ini, pihaknya sempat mendapat penolakan dari masyarakat. Sebab di lapangan, terjadi perlawanan dari sejumlah pihak, baik itu dari masyarakat setempat, maupun pihak yang diduga dari luar kawasan hutan.

“Mereka menghalang-halangi petugas untuk menyita kedua alat berat tersebut, namun petugas kita tidak surut. Dengan terus memberikan penjelasan tentang kesalahan yang diperbuat, akhirnya pada Jumat sore, tim Dishut berhasil menyita dua alat berat itu,” katanya.

Untuk ke depannya, kata Herianto, dia sangat berharap dukungan dari semua pihak untuk mendukung tugas-tugas pengamanan areal hutan oleh Dishut Sumut. Pihaknya sendiri, mengaku tetap berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI.

Baca Juga:Dishut Sumut Terkesan Lakukan Pembiaran Perambahan Hutan Dairi

Ditambahkan Herianto, hutan konservasi Karo-Langkat, memang sangat rentan terhadap aksi perambahan. Karena lokasinya sangat baik untuk areal perumahan.

Bersama Plt Kadis Kominfo Sumut Kaiman Turnip, Herianto juga mengakui sulit bagi pihaknya untuk mengawasi seluruh hutan yang ada di Sumut, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki saat ini.

Apalagi berbagai kejahatan kehutanan pernah terjadi, mulai dari illegal logging, perambahan, dan lain sebagainya, yang diduga kuat dikendalikan oknum-oknum yang memiliki ‘kekuatan’.

Baca Juga:Perambahan Kawasan Hutan Marak, Intel Polhut Turun ke Dairi

“Tapi kami komit untuk melaksanakan tugas. Kami saat ini sangat bersemangat, karena Gubsu mendukung penuh kegiatan menjaga hutan. Gubsu tidak ingin ada satu pohon pun ditebang,” katanya, seraya mengharapkan dukungan media massa.

Pengamanan 2 alat berat dari hutan konservasi perbatasan Karo-Langkat itu, jelas Herianto, membuktikan bahwa meskipun sumber daya terbatas, namun pengamanan hutan bisa dilaksanakan.

Diduga pelaku merambah hutan untuk menjadikan hamparan, yang selanjutnya akan dikapling-kapling menjadi tapak perumahan. Aksi perambahan itu dilakukan bekerja sama dengan masyarakat.(anita/hm10)

Related Articles

Latest Articles