Bupati Taufik Temui Gubernur Bobby Sampaikan Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak di Buntu Pane

Bupati Asahan saat menerima aspirasi masyarakat Buntu Pane soal kerusakan jalan Provinsi. (foto: Istimewa/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Kerusakan jalan provinsi di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah hingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut).
Setelah warga menyampaikan keluhan secara langsung, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar turun menemui masyarakat dan membawa persoalan tersebut ke hadapan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Senin (18/5/2026).
Jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun itu disebut menjadi penghambat utama aktivitas masyarakat dan roda perekonomian warga. Kondisi jalan berlubang dan berdebu juga dinilai membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.
Dalam pertemuan itu, Bupati Taufik memaparkan sejumlah agenda prioritas pembangunan di Kabupaten Asahan, termasuk perbaikan Jalan Batu Pane sepanjang 2,5 kilometer yang dinilai sangat vital bagi masyarakat.
“Kami berkoordinasi mengenai grand design pembangunan infrastruktur. Salah satunya terkait pembangunan Jalan Batu Pane sepanjang 2,5 kilometer. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Akibat kerusakan jalan tersebut, perekonomian masyarakat saat ini menjadi lumpuh,” kata Bupati Asahan dalam keterangannya disampaikan Plt Dinas Kominfpo Asahan, Arbin Ariadi Tanjung kepada wartawan.
Menanggapi usulan Pemkab Asahan tersebut, Gubsu Bobby Nasution memastikan Pemprov Sumut akan segera menindaklanjuti kebutuhan pembangunan di Kabupaten Asahan dengan menurunkan tim untuk melakukan peninjauan lapangan.
“Pemprov Sumut akan segera mengkaji dan mengupayakan pembangunan jalan tersebut. Mengenai grand design yang diminta, akan segera dikoordinasikan agar semuanya terencana dengan baik. Inilah inti dari pertemuan yang dilakukna oleh Bupati Asahan bersama Gubsu hari ini,” kata Arbin Tanjung.
Dalam waktu dekat, Pemprov Sumut dan Pemka Asahan akan melihat langsung kondisi riil di lapangan sebelum pelaksanaan anggaran dilakukan dan direncakakan akan dikerjakan pada tahun ini.
“Selain persoalan infrastruktur jalan, pertemuan tersebut juga membahas sektor pendidikan dan keamanan wilayah. Pemkab Asahan meminta Pemprov Sumut segera meresmikan SMA Negeri Rahuning agar dapat menerima siswa baru dari masyarakat sekitar,” ujar Arbin Tanjung.
Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Buntu Pane Bersatu, Maulana Annur, mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera melakukan perbaikan jalan di Kecamatan Buntu Pane serta sejumlah ruas jalan desa lainnya yang belum tersentuh pembangunan. Menurutnya, kerusakan jalan sudah terlalu lama dibiarkan hingga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jalan rusak ini menghambat roda perekonomian masyarakat. Banyak masyarakat yang terjatuh saat berkendara melalui jalan tersebut dan abu jalan juga mengganggu kesehatan masyarakat,” kata Maulana.
Ia mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi lainnya.
“Jalan ini merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Asahan menuju Simalungun. Jalan ini juga menjadi akses sentral masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan menjalankan roda perekonomian masyarakat sekitar,” ucapnya.
















