Pemulihan Listrik di Pematangsiantar Dilakukan Bertahap hingga Dini Hari

Lapangan Merdeka Kota Pematangssiantar. (Foto: Indra/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Listrik di pusat Kota Pematangsiantar telah pulih sepenuhnya pada Sabtu (23/5/2026) pukul 02.00 WIB pasca adanya gangguan sistem yang menyebabkan pemadaman massal di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) sejak Jumat (22/5/2026) pukul 18:45 WIB.
Namun, sejak Jumat pukul 22.00 WIB, pemulihan dilakuan secara bergilir. Dipantau Mistar, pemulihan paling cepat terjadi di Jalan Sutomo dan sekitarnya.
Wilayah lain seperti Jalan Merdeka, Jalan Kartini, hingga kawasan Kecamatan Sitalasari dan Simarimbun, menyusul hingga sepenuhnya hidup pukul 02.00 WIB.
Sejak padamnya listrik, masyarakat mengatakan banyak aktivitas yang terganggu. Mereka juga merasa heran mengapa pemulihan tidak serentak terjadi di semua wilayah.
"Kok beda-beda, di sini mati, di sana hidup," kata seorang warga di Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Kecamatan Siantar Utara.
Sedangkan pedagang makanan terpaksa menutup warungnya lebih awal pada Jumat malam. Kondisi itu diperparah dengan hujan deras yang sempat mengguyur Kota Pematangsiantar, sehingga warga kesulitan beraktivitas di tengah minimnya penerangan.
"Mau cari makan pun susah, warung-warung kecil banyak yang tutup karena gelap, ditambah tadi hujan deras," ujar Dimas, warga lainnya.
Tak hanya berdampak pada rumah tangga dan aktivitas ekonomi, padamnya listrik juga menyebabkan sejumlah lampu lalu lintas dan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di beberapa ruas utama kota ikut padam, menimbulkan potensi gangguan keselamatan bagi pengguna jalan.
Di kesempatan berbeda, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumut menyampaikan petugas terus melakukan penanganan intensif terhadap gangguan sistem listrik.
"Gangguan teknis sudah ditangani tim PLN. PLN memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan fokus utama pada stabilisasi sistem agar distribusi listrik dapat kembali normal sepenuhnya,” kata Manager Komunikasi PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra. (hm20)













