Monday, July 6, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Serangan Supply Chain Guncang Axios NPM, Jutaan Developer Terancam

Mistar.idRabu, 1 April 2026 pukul 14.27 WIB
serangan_supply_chain_guncang_axios_npm_jutaan_developer_terancam

Ilustrasi, Serangan Supply Chain Guncang Axios NPM, Jutaan Developer Terancam. (foto:gemini/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Komunitas pengembang perangkat lunak global diguncang kabar serius: Axios, salah satu paket paling populer di ekosistem Node.js dan JavaScript, dilaporkan menjadi target serangan software supply chain.

Axios bukan paket sembarangan. Library HTTP client ini digunakan untuk melakukan permintaan data seperti GET, POST, PUT, dan DELETE baik di aplikasi web maupun server. Hampir semua proyek JavaScript modern — dari startup kecil hingga perusahaan teknologi besar — pernah atau masih menggunakannya.

Dengan lebih dari puluhan juta unduhan setiap pekan di npm, gangguan terhadap Axios berarti potensi risiko terhadap jutaan aplikasi di seluruh dunia.

Itulah sebabnya topik “Axios NPM” mendadak trending di kalangan developer, peneliti keamanan siber, dan perusahaan teknologi.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden bermula ketika dua versi Axios yang dirilis di npm diketahui telah disusupi kode berbahaya. Versi tersebut adalah:

- [email protected]

- [email protected]

Versi ini sempat tersedia dalam waktu singkat sebelum akhirnya dihapus setelah terdeteksi adanya aktivitas mencurigakan.

Yang membuat kasus ini berbahaya bukan karena kode inti Axios diubah secara langsung, melainkan karena adanya tambahan dependensi berbahaya yang disisipkan dalam proses rilis resmi.

Dependensi tersebut memuat skrip post-install, artinya kode berbahaya akan otomatis berjalan ketika pengguna melakukan perintah npm install.

Dengan kata lain, developer yang menginstal versi tersebut berpotensi menjalankan malware tanpa menyadarinya.

Dugaan Pelaku: Aktor Negara?

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas hukum yang menyebutkan pelaku secara pasti. Namun sejumlah laporan intelijen keamanan siber mengaitkan pola serangan ini dengan kelompok peretas tingkat lanjut yang diduga memiliki afiliasi negara.

Beberapa analis keamanan bahkan menyebut indikasi keterlibatan kelompok yang sebelumnya dikaitkan dengan operasi siber Korea Utara, meski atribusi final masih dalam proses investigasi.

Serangan ini disebut sebagai kompromi akun maintainer resmi Axios di npm. Artinya, pelaku berhasil mengambil alih kredensial pengelola dan merilis versi berbahaya seolah-olah itu pembaruan resmi.

Metode ini dikenal sebagai software supply chain attack, yakni serangan terhadap rantai distribusi perangkat lunak, bukan langsung ke target akhir.

Bagaimana Malware Bekerja?

Versi Axios yang terinfeksi menyertakan dependensi tambahan yang menjalankan skrip otomatis setelah proses instalasi.

Skrip ini diduga mengunduh dan mengeksekusi remote access trojan (RAT) yang memungkinkan pelaku:

- Mengendalikan sistem korban dari jarak jauh

- Mengunduh payload tambahan

- Mengakses kredensial atau data sensitif

- Menghapus jejak untuk menghindari deteksi

Karena Axios sering digunakan dalam lingkungan pengembangan dan server produksi, risiko serangan ini sangat luas.

Yang lebih mengkhawatirkan, banyak proyek menggunakan Axios sebagai dependensi tidak langsung. Artinya, organisasi yang merasa tidak menggunakan Axios pun bisa saja tetap terdampak melalui paket lain.

Apa Dampaknya bagi Pengguna?

Dampak utama dari insiden ini mencakup:

1. Risiko kompromi sistem developer

Laptop atau server yang sempat menginstal versi terinfeksi berpotensi telah dieksploitasi.

2. Ancaman terhadap pipeline CI/CD

Jika malware berjalan di server build otomatis, kredensial dan token akses bisa terekspos.

3. Potensi kebocoran data sensitif

Termasuk API key, token autentikasi, hingga akses ke sistem internal perusahaan.

Meski versi berbahaya hanya tersedia dalam waktu singkat, skala penggunaan Axios membuat dampaknya tetap signifikan.

Langkah Mitigasi yang Disarankan

Tim keamanan menyarankan langkah berikut bagi developer dan perusahaan:

- Periksa file package-lock.json atau yarn.lock untuk memastikan tidak menggunakan [email protected] atau [email protected]

- Segera lakukan downgrade ke versi aman sebelumnya

- Putar ulang (rotate) seluruh kredensial yang digunakan di sistem terdampak

- Aktifkan autentikasi multi-faktor pada akun npm

- Gunakan alat audit keamanan dependensi secara berkala

Alarm Keras untuk Ekosistem Open Source

Kasus Axios NPM menjadi pengingat bahwa ancaman siber kini tidak lagi menyasar target akhir, melainkan rantai pasokan perangkat lunak.

Open source adalah fondasi utama industri teknologi modern. Namun, semakin tinggi tingkat ketergantungan, semakin besar pula risiko jika satu komponen kunci berhasil disusupi.

Insiden ini bukan sekadar masalah bug atau kesalahan rilis. Ini adalah alarm keras bagi industri global tentang pentingnya keamanan rantai pasokan digital.

Dan bagi jutaan developer di seluruh dunia, satu hal menjadi jelas: bahkan paket paling tepercaya pun tetap harus diawasi.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN