Friday, February 28, 2025
home_banner_first
POLITIK

Akademisi Sebut Ormas Gerakan Rakyat Jadi Kendaraan Politik Anies Baswedan

journalist-avatar-top
By
Jumat, 28 Februari 2025 12.29
akademisi_sebut_ormas_gerakan_rakyat_jadi_kendaraan_politik_anies_baswedan

Agus Suriadi, Kaprodi Kesejahteraan Sosial, FISIP USU. (f:ist/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi, menyebut Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat didirikan sebagai kendaraan politik 2029 untuk Anies Baswedan.

“Peresmian Ormas Gerakan Rakyat yang dibentuk tim sukses Anies Baswedan merupakan langkah strategis dalam konteks politik Indonesia. Ormas ini dapat berfungsi untuk memperkuat jaringan dukungan, terutama menjelang pemilihan presiden 2029,” ucapnya pada mistar, Jumat (28/2/25).

Menurutnya, didirikan Ormas tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang Anies untuk membangun citra dan dukungan yang solid sebelum pemilihan presiden mendatang.

“Ormas ini bisa menjadi alat untuk mobilisasi massa, mengorganisir relawan, dan menyebarkan visi serta misi Anies kepada masyarakat luas,” katanya.

Dengan adanya wadah ini, Lebih Lanjut, Agus memprediksi adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses politik dan memberikan ruang bagi aspirasi rakyat dalam mendukung Anies.

“Namun kehadiran Ormas tersebut, tentunya ada tantangan yang akan dihadapi. Dalam konteks politik yang kompetitif, Ormas ini harus mampu bersaing dengan berbagai kelompok dan partai lain yang juga memiliki misi serupa,” ujarnya.

Kaprodi Kesejahteraan Sosial FISIP USU itu menilai, salah satu hal terpenting bagi Ormas tersebut adalah membangun citra positif. Jangan sampai dianggap sebagai alat politik semata, melainkan sebagai wadah yang memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Keberhasilan Ormas ini akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk menjalin komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Serta mampu membuktikan komitmen mereka terhadap aspirasi rakyat,” ucapnya.

Dengan demikian, pria 57 tahun itu mengatakan, Ormas tersebut bisa menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan politik Anies Baswedan ke depan. (ari/hm25)

RELATED ARTICLES