Bukittinggi Raih Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026

Jam Gadang di Bukitinggi. (Foto: Genpi.co/Foto: Ardian Mardiansyah)
Bukittinggi, MISTAR.ID
Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah meraih The 5th ASEAN Clean Tourist City Award 2026 yang digelar di Filipina. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Bukittinggi dalam menjaga kebersihan serta keberlanjutan lingkungan kawasan wisata.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, hingga partisipasi aktif masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bukittinggi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata. Kami ingin menjadikan kebersihan sebagai budaya demi memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi unggulan di kawasan ASEAN,” ujar Ramlan dikutip dari Antara, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, penilaian ASEAN Clean Tourist City Award mencakup berbagai aspek, seperti pengelolaan sampah dan sanitasi, penataan ruang publik, pelestarian lingkungan, dukungan kebijakan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, menambahkan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan di tingkat Asia Tenggara yang menegaskan Bukittinggi mampu menghadirkan kota wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Dukungan promosi internasional juga disampaikan pihak diplomatik. Victoria Dewayani menyatakan kesiapannya membantu memperkenalkan pariwisata Bukittinggi ke pasar global, khususnya di Filipina.
ASEAN Clean Tourist City Award 2026 merupakan bagian dari ajang ASEAN Tourism Awards yang juga memberikan apresiasi melalui kategori ASEAN Green Hotel, ASEAN MICE Facility, serta Sustainable Tourism Product. Ajang ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas destinasi dan layanan pariwisata di kawasan Asia Tenggara.
Selain Bukittinggi, sejumlah kota lain yang turut meraih penghargaan serupa antara lain Iloilo City dan City of Ilagan di Filipina, serta Quy Nhon di Vietnam. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Gugatan Nikah Beda Agama Ditolak Mahkamah Konstitusi






















