Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Alasan Harga Tiket Pesawat Naik Lebih dari 70 Persen

Mistar.idSelasa, 14 April 2026 09.00
EH
alasan_harga_tiket_pesawat_naik_lebih_dari_70_persen

Ilustrasi tiket pesawat. (Foto: Liputan6.com/Andri Wiranuari)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kenaikan harga tiket pesawat terlihat cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir, seiring melonjaknya harga avtur hingga lebih dari 70 persen. Selain itu, penyesuaian harga juga terjadi setelah pemerintah memberikan izin kepada maskapai untuk menaikkan tarif tiket hingga maksimal 13 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah mitigasi agar lonjakan harga tiket tidak terlalu membebani masyarakat.

"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat, maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13 persen," kata Airlangga di kantornya, Senin (6/4/2026), dilansir dari CNN Indonesia.

Ia mengungkapkan, ada tiga langkah mitigasi yang disiapkan pemerintah, mengingat harga avtur memiliki kontribusi besar, yakni sekitar 40 persen terhadap tarif tiket pesawat.

Langkah pertama, pemerintah akan memberikan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan total anggaran mencapai Rp2,6 triliun.

"Dengan perhitungan tersebut jumlah subsidi yang kita berikan oleh pemerintah itu sekitar Rp1,3 triliun per bulannya. Jadi kalau kita persiapkan untuk 2 bulan maka ini Rp2,6 triliun," ujarnya.

Langkah kedua, pemerintah akan menyeragamkan fuel surcharge atau biaya tambahan yang dibebankan kepada penumpang menjadi 38 persen untuk semua jenis pesawat. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi maskapai untuk menyesuaikan Tarif Batas Atas (TBA) guna menutup kenaikan biaya avtur.

Langkah ketiga, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan bea masuk untuk pembelian suku cadang pesawat. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya operasional maskapai.

"Pemerintah juga memberikan insentif penurunan biaya masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen. Jadi suku cadang pesawat itu diberikan biaya masuk 0 persen, sehingga diharapkan bisa juga menurunkan biaya operasional daripada maskapai penerbangan," tuturnya.

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, harga tiket rute Jakarta–Surabaya untuk periode 17–19 April 2026 berada di kisaran Rp2,4 juta hingga Rp2,5 juta untuk perjalanan pulang-pergi. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tarif normal yang biasanya berada di rentang Rp1,65 juta hingga Rp2,15 juta.

Untuk rute tersebut, Lion Air menawarkan tiket sekitar Rp2.415.174, diikuti Citilink Indonesia sebesar Rp2.504.599, dan Batik Air sebesar Rp2.551.725. Seluruhnya tercatat melampaui batas atas harga historis.

Kenaikan serupa juga terjadi pada rute Jakarta–Medan. Harga tiket pulang-pergi berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp4,6 juta, lebih tinggi dibandingkan harga normal Rp2,7 juta hingga Rp3,3 juta. Lion Air mematok harga Rp3.519.874, Citilink Rp3.668.549, dan Garuda Indonesia mencapai Rp4.656.265.

Lonjakan paling mencolok terlihat pada rute Jakarta–Bali, dengan harga tiket berada di kisaran Rp3,6 juta hingga Rp4 juta, padahal tarif normalnya berkisar Rp1,95 juta hingga Rp2,45 juta. Garuda Indonesia menawarkan Rp3.681.817, Citilink Rp3.690.812, Lion Air Rp3.744.186, dan Batik Air mencapai Rp4.084.284.

Kenaikan harga juga terjadi pada rute internasional jarak dekat. Untuk rute Jakarta–Singapura, harga tiket berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp4,3 juta, jauh di atas harga normal Rp1,75 juta hingga Rp2,65 juta. Maskapai Scoot menawarkan Rp4.004.876, Indonesia AirAsia Rp4.090.255, dan Batik Air Rp4.211.855.

Sementara itu, rute Jakarta–Kuala Lumpur juga mengalami kenaikan, dengan harga tiket berkisar Rp2,7 juta hingga Rp2,8 juta, dibandingkan tarif normal Rp1,55 juta hingga Rp2,3 juta.

Adapun rute Jakarta–Bangkok mencatat lonjakan paling tinggi, dengan harga tiket mencapai Rp6,5 juta hingga Rp7,8 juta, jauh melampaui kisaran normal Rp3,25 juta hingga Rp4,85 juta. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN