Friday, July 17, 2026
home_banner_first
MEDAN

Antrean SPBU di Medan Diklaim Berkurang, Pertamina Bantah Isu Transporter Mogok

Mistar.idJumat, 17 Juli 2026 pukul 13.48 WIB
antrean_spbu_di_medan_diklaim_berkurang_pertamina_bantah_isu_transporter_mogok

Proses pendistribusian BBM yang dilakukan di Fuel Terminal Medan. (Foto: PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut)

news_banner

Medan, MISTAR.ID — Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, memantau distribusi BBM dan sejumlah SPBU di Kota Medan, Jumat (17/7/2026).

Hasil pantauan CCTV dan tinjauan lapangan, Prabu mengonfirmasi antrean kendaraan telah terurai dan kembali efektif.

"Yang paling penting, masyarakat kembali mendapatkan BBM dengan mudah. Hasil pemantauan hari ini kondisi di lapangan sudah membaik. Kerja sama semua pihak merupakan kunci, sehingga distribusi berjalan optimal," katanya.

Prabu juga menyoroti informasi simpang siur yang memicu panic buying. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan bijak merespons informasi.

"Jika masyarakat ingin mendapatkan informasi terkait stok dan distribusi, bisa didapatkan pada kanal resmi Pertamina. Ada beberapa potongan video lama yang dipublikasi kembali tanpa konteks, akibatnya menimbulkan kepanikan," ucapnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan terus mengoptimalkan berbagai langkah operasional agar pasokan energi di Sumut terjaga.

"Operasional Integrated Terminal Medan Group telah normal, serta penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan sekitarnya lancar," ujarnya.

Fahrougi menegaskan, informasi yang beredar terkait transporter yang disebut tidak mau mendistribusikan BBM ke SPBU karena keterlambatan pembayaran tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Proses pendistribusian masih berkesinambungan, seluruh armada terus beroperasi untuk memenuhi pasokan BBM.

Fahrougi memastikan, hubungan kerja sama transporter berjalan baik. Mekanisme administrasi ke mitra masih sesuai ketentuan, dan terus dikelola profesional sehingga proses penyaluran tidak menghambat.

"Kami pastikan tidak ada distribusi yang terhambat terkait pembayaran transporter sebagaimana diberitakan," tuturnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN