Thursday, February 27, 2025
home_banner_first
KESEHATAN

Pustu Huta Godang dan Puskesmas Batangtoru jadi Role Model ILP di Tapsel

journalist-avatar-top
By
Rabu, 26 Februari 2025 10.57
pustu_huta_godang_dan_puskesmas_batangtoru_jadi_role_model_ilp_di_tapsel

Sekda Tapsel Sopyan Adil bersama GMO & Deputy Director Operations Agincourt Resources, Rahmat Lubis dan Ketua Tim Kerja DTPK Kemenkes RI, Pramutia Haryati Harirama pada lounching ILP di Tapsel. (f: ist/mistar)

news_banner

Tapsel, MISTAR.ID

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batangtoru dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Huta Godang menjadi role model dalam penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Program ini diluncurkan di Puskesmas Batangboru, Selasa (25/2/2025), dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel Sopyan Adil, perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dr Pramutia Haryati Harirama, serta GMO & Deputy Director Operations Agincourt Resources, Rahmat Lubis.

Sekda Tapsel Sopyan Adil mengatakan, pembangunan di sektor kesehatan merupakan hal esensial untuk kemajuan daerah. Oleh karena itu, sektor kesehatan akan terus diperbarui dan ditingkatkan agar kualitasnya semakin baik, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat lebih terintegrasi.

“Dengan peluncuran ILP di Pustu Huta Godang dan Puskesmas Batangtoru, kami berharap model ini dapat diterapkan di puskesmas dan pustu lainnya di Tapsel. Tujuannya, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin berkualitas dan merata,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, dr Rudi Iskandar, mengungkapkan bahwa pada peluncuran ILP ini, Pustu Huta Godang dan Puskesmas Batangtoru adalah dua fasilitas kesehatan pertama yang menerapkannya di Tapsel. Ia juga menekankan bahwa terlaksananya program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya PT Agincourt Resources (AR).

Rahmat Lubis, GMO & Deputy Director Operations Agincourt Resources, menambahkan bahwa PT AR hadir di Batangtoru sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga peduli terhadap kemajuan masyarakat Tapsel.

Ketua Tim Kerja DTPK Kemenkes RI, dr Pramutia Haryati Harirama, menjelaskan bahwa Kemenkes RI sedang melakukan transformasi sistem kesehatan dengan fokus pada pencegahan. ILP diharapkan dapat memperkuat layanan promotif dan preventif serta meningkatkan tata kelola pelayanan kesehatan primer.

“Transformasi Layanan Primer bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berbasis pencegahan. Kami berharap masyarakat tidak hanya datang ke puskesmas atau pustu saat sakit, tetapi juga secara proaktif memeriksakan kesehatannya dalam kondisi sehat, karena mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati,” katanya.

Selain itu, program cek kesehatan gratis pada hari ulang tahun juga menjadi salah satu upaya promotif preventif. Program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk PT Agincourt Resources, pemerintah, dan masyarakat, untuk mendorong orang untuk memeriksakan kesehatannya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya program ini. Program ILP ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Tapsel. (amran/hm24)