23.4 C
New York
Sunday, July 14, 2024

Israel Isyaratkan Serangan ke Gaza di Tengah Sidang DK PBB

Kairo, MISTAR.ID

Israel kembali mengisyaratkan bahwa mereka akan terus memperluas serangan darat lebih dalam ke Gaza Tengah, meski Dewan Keamanan PBB tengah melakukan pemungutan suara soal resolusi untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan, Jumat (22/12/23).

Setelah gagal dalam pembicaraan gencatan senjata di Mesir, serangan udara, bombardir artileri, dan pertempuran dilaporkan terjadi di seluruh kantong Palestina.

Militer Israel memerintahkan penduduk Al-Bureij, di Gaza Tengah, untuk segera pindah ke selatan pada hari Jumat. Hal itu menunjukkan fokus baru dari serangan darat yang telah menghancurkan bagian utara Jalur Gaza serta serangkaian invasi di selatan.

Baca Juga: Tawaran Baru Israel Ditolak Hamas dan Ajukan Syarat Mutlak

Pemerintah Israel di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah bersumpah memberantas Hamas, kelompok Islam yang memerintah Gaza, menyusul serangan lintas batas pada 7 Oktober lalu.

Namun, jumlah kematian yang meningkat selama serangan balasan militer Israel telah meningkatkan kritik internasional, bahkan dari sekutu setia Amerika Serikat.

Dalam pembaruan terbarunya mengenai korban, kementerian kesehatan Gaza mengatakan 20.057 warga Palestina tewas dan 53.320 terluka dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.

“Setelah lebih dari dua bulan perang, serangan sembarangan Israel di Gaza telah mengubah utara Jalur menjadi tumpukan puing,” kata lembaga amal MSF dalam sebuah unggahan di media sosial X.

Baca Juga: 20 Ribu Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel

“Di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, selatan Gaza, korban tewas dan luka terus tiba hampir setiap hari… Tidak ada tempat yang aman.”

Militer Israel menyatakan penyesalan atas kematian warga sipil, namun tetap menyalahkan Hamas karena beroperasi di daerah padat penduduk atau menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia. Tuduhan yang jelas-jelas dibantah Hamas.

Israel mengakui 140 tentaranya tewas sejak invasi daratnya ke Gaza pada 20 Oktober. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles