Saturday, October 24, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Korban Hanyut di Sungai Batu Bara Ditemukan Ditemukan Tak Bernyawa

Mistar.idSabtu, 24 Oktober 2026 pukul 18.10 WIB
korban_hanyut_di_sungai_batu_bara_ditemukan_ditemukan_tak_bernyawa_

Jenazah Alhafidz Siregar saat dibawa menuju rumah duka. (Foto : BPBD Batu Bara/Mistar)

‎Batu Bara, MISTAR.ID - BPBD Batu Bara berhasil menemukan Alhafidz Siregar, 23 tahun, korban hanyut di aliran sungai Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Sabtu (24/10/2026). Jasad warga Desa Siajam Kecamatan Talawi tersebut ditemukan tersangkut di pohon yang menjuntai ke aliran sungai.

‎Jenazah Alhafidz ditemukan di aliran sungai kawasan Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, lebih kurang 5 kilometer dari lokasi hanyutnya korban.

‎Alhafidz yang menderita disabikitas mental dilaporkan hanyut dan tenggelam di Sungai Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Kamis (22/10/2026) siang.

‎‎Begitu menerima laporan, BPBD Batu Bara langsung terjun ke lokasi dan melakukan pencarian menggunakan perahu karet. Namun, hingga pukul 20.30 WIB korban belum ditemukan sehingga diputuskan melanjutkan pencarian keesokan harinya.

‎‎Pada hari kedua, Jumat (23/10/2026), pencarian diperluas dengan melibatkan lebih banyak personel dibantu tim PMI Kabupaten Batu Bara dan Pol Airud, serta Polsek Talawi dan personel TNI menggunakan perahu karet dan perahu fiber.

‎‎Pencarian juga dilakukan dengan teknik memutar perahu dan menyelam ke dasar sungai yang masih meluap hingga jauh ke arah hilir.

‎‎Pada hari kedua, orang tua dan saudara korban sejak pencarian hari pertama hadir di lokasi, bahkan sudah mengumandangkan azan dan bersama warga berdoa memohon kepada Yang Kuasa agar korban dapat ditemukan.

‎‎Pencarian hari kedua yang telah menjangkau 3 kilometer ke arah hilir akhirnya dihentikan sementara sekira pukul 19.30 WIB.

‎Di hari ketiga pencarian yang disaksikan ratusan warga, tiba-tiba tanpa direncanakan sebelumnya datang Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian ke lokasi awal hilangnya korban.

‎Kedatangan pejabat nomor satu di Kabupaten Batu Bara tersebut menjadi pemicu semangat tim untuk lebih menggiatkan pencarian. ‎Baharuddin yang menaruh perhatian dengan peristiwa tersebut memberikan penghiburan kepada orang tua dan keluarga korban.

‎Ia juga memberi arahan kepada tim agar meluaskan lokasi pencarian dengan menelusuri aliran sungai yang bermuara di Selat Malaka tersebut. ‎"Mudah-mudahan hari ini ananda Alhafidz dapat ditemukan. Untuk itu tim harus meluaskan pencarian hingga ke hilir sungai," ucap Baharuddin.

‎Akhirnya pencarian terhadap korban hanyut dan tenggelam di Desa Bangun Sari Kecamatan Talawi membuahkan hasil. ‎Jenazah Alhafidz Siregar ditemukan di wilayah Desa Sei Muka yang jaraknya lebih kurang 5 kilometer dari lokasi hilangnya korban.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN