Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Dua Remaja di Binjai Terluka Ngaku Diserang Geng Motor

Mistar.idJumat, 6 Februari 2026 15.25
journalist-avatar-top
BD
dua_remaja_di_binjai_terluka_ngaku_diserang_geng_motor

Kedua korban saat menjalani perawatan medis di RSUD dr Djoelham Binjai. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Dua remaja warga Tandam, Kecamatan Binjai Utara, masing-masing berinisial F, 18 tahun dan D, 17 tahun, mengaku menjadi korban pengeroyokan remaja lain diduga anggota geng motor (gemot) di kawasan Lapangan Merdeka Binjai, Kamis (5/2/2026) sekira pukul 03.00 WIB.

Kejadian ini viral di media sosial setelah diposting akun Channel Tercun II di halaman facebooknya, Jumat (6/2/2026). Dalam tulisannya, akun Chanel Tercun menyebut akibat kejadian itu, kedua korban harus menjalani perawatan medis di ruang IGD RSUD dr Djoelham Binjai akibat luka yang mereka alami.

Salah satu korban berinisial F mengaku mengalami luka bacokan di bagian belakang tubuh serta lecet di area tulang rusuk. Sementara rekannya D menderita luka di kepala dan lecet pada tangan.

Korban D menuturkan, peristiwa bermula saat mereka mendatangi sekelompok pemuda berinisial A di sekitar Lapangan Merdeka untuk mempertanyakan persoalan terkait teman mereka. Namun, situasi tiba-tiba berubah ketika salah seorang pelaku mengeluarkan pisau dan mengejar korban.

Saat melarikan diri ke arah Jalan Satria, sepeda motor korban terjatuh setelah ditendang, dan D mengaku sempat dibawa paksa dengan wajah ditutup.

Menurut pengakuannya, D sempat dipukul menggunakan gagang senjata tajam hingga mengalami luka di kepala. Ia kemudian disuruh membersihkan darah di sungai dan melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, D mengaku masih trauma dan belum berani pulang ke rumah.

Sementara itu, F yang mengalami luka bacokan mengaku merasakan perih saat mendapat perawatan medis. Kedua korban berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polres Binjai.

Peristiwa ini menuai keprihatinan masyarakat, yang mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus dugaan aksi gemot yang dinilai semakin meresahkan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN