Dua Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Asahan Ditangkap

Tampang kedua pelaku pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan di parit kebun kelapa sawit. (Polres Asahan/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID - Dua pelaku pembunuhan seorang pia bernama Muhammad Imran (33) warga Medan yang jasadnya ditemukan di parit perkebunan kelapa sawit, Kelurahan Dadimulyo, Kisaran Barat, Kamis (22/10/2026) lalu akhirnya tertangkap.
“Benar, dua terduga pelaku sudah diamankan oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Jatanras Poles Asahan,” kata Kasi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).
Keduanya, diketahui berinisial MAH dan FSO. Mereka ditangkap di kawasan Jalan Jamin Ginting, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.
Dari foto yang diterima MISTAR, tampak kedua pelaku dengan tangan terborgol berada di dalam mobil. Kedua pelaku diperkirakan masih berusia muda di bawah 30 tahun. Polisi juga menghadiahi timah panas di kaki keduanya, karena diduga tidak koperatif saat ditangkap.
Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, mereka mengakui perbuatannya dengan motif melakukan aksi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Pelaku mengambil barang korban termasuk mobilnya. Sementara itu mayatnya dibuang ke wilayah Kabupaten Asahan.
Korban diketahui sebagai sopir taksi online. Barang bukti lain seperti mobil korban juga ditemukan. Polisi juga menemukan pisau dan kawat yang diduga sebagai alat penjerat korban sebelum akhirnya meninggal dunia.
Meski pelaku ditangkap, Polres Asahan belum merinci kronologi kejadian, penangkapan, serta motif lainnya dari para pelaku dan menyebutkan akan disampaikan lebih lanjut.










































