Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Pernah Salah Diagnosa, Selena Gomez Kini Lebih Paham Kondisi Kesehatannya

Mistar.idSelasa, 31 Maret 2026 11.56
EH
pernah_salah_diagnosa_selena_gomez_kini_lebih_paham_kondisi_kesehatannya

Selena Gomez. (Foto: Times Indonesia)

news_banner

New York, MISTAR.ID

Selena Gomez kembali berbagi cerita soal kesehatan mental yang dialaminya, terutama sejak didiagnosis gangguan bipolar. Penyanyi dan aktris berusia 33 tahun itu mengaku proses yang dilaluinya tidak mudah, bahkan sempat menerima diagnosis yang keliru.

Ia pertama kali membuka hal tersebut pada 2020 dalam siaran Instagram Live bersama Miley Cyrus. Meski berat, Selena mengatakan diagnosis yang tepat justru membuatnya lebih lega karena akhirnya memahami apa yang terjadi pada dirinya.

“Saya tahu ada yang tidak beres, tapi sempat salah didiagnosis. Banyak yang hanya berasumsi, dan saya mencoba berbagai terapis,” ujarnya.

Menurut Selena, memahami kondisi kesehatan mental tidak sesederhana datang ke satu terapis. Ia harus melalui banyak konsultasi hingga akhirnya mendapat penanganan yang sesuai, termasuk menjalani perawatan di beberapa pusat rehabilitasi.

“Saya bersyukur pernah berada di beberapa tempat berbeda karena semuanya membantu saya memahami kondisi ini,” katanya.

Setelah mengetahui diagnosis yang tepat, Selena merasa lebih mampu mengelola dirinya. Ia kini mengerti alasan di balik respons emosional yang sebelumnya sulit dikendalikan.

Ia juga menyinggung masih adanya stigma terhadap terapi. Baginya, pendekatan tersebut memang tidak selalu cocok untuk semua orang, tetapi sangat membantu dalam memahami reaksi diri dan proses pemulihan.

Dalam kesempatan yang sama, Benny Blanco turut berbagi pengalamannya mendampingi Selena. Ia mengungkapkan Selena terkadang mengalami panik tanpa disadarinya. Bahkan ada momen yang dia tidak ingat setelahnya.

Selena menilai kehadiran pasangan yang suportif sangat berpengaruh. Ia merasa Blanco mampu memahami kondisinya tanpa menghakimi.

“Sangat membantu punya pasangan yang bisa memahami kita apa adanya,” ucapnya.

Di akhir, Selena menegaskan bahwa diagnosis bukanlah label yang menentukan seseorang.

“Kamu tidak ditentukan oleh sebuah istilah,” tuturnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN