Saturday, April 5, 2025
home_banner_first
EKONOMI

Terpantau Kenaikan dan Kelangkaan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

journalist-avatar-top
Senin, 12 Februari 2024 09.11
terpantau_kenaikan_dan_kelangkaan_kebutuhan_pokok_jelang_ramadhan

terpantau kenaikan dan kelangkaan kebutuhan pokok jelang ramadhan

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan gejolak harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok mulai terjadi jelang Bulan Ramadhan.

Ini terjadi ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cihapit dan Griya Pahlawan, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Sidak dilakukan Ketua KPPU, M Fanshurullah Asa bersama Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), M Mufti Mubarok.

Baca juga:Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

“Sidak itu untuk mengantisipasi adanya permainan harga dan penahanan pasokan oleh pelaku usaha tertentu menyongsong Bulan Ramadhan,” kata Fanshurullah, pada Minggu (11/2/24).

KPPU mendapati komoditas beras premium secara rata-rata mengalami kenaikan harga sebesar 21,58% menjadi Rp 16.900/kg, sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium sebesar Rp 13.900/kg. Sementara beras medium terjadi kenaikan sebesar 28,44% dari HET sebesar Rp 10.900/kg menjadi Rp 14.000/kg.

Terpantau juga cabai merah keriting naik sangat signifikan. HET cabai merah keriting ditetapkan Rp 55.000/kg, ternyata di pasaran didapati harganya sebesar Rp 150.000/kg, melonjak 172,73% di atas harga yang dibuat pemerintah.

Nilai jual gula konsumsi juga jauh lebih mahal di atas HET. Dari HET gula konsumsi yang ditetapkan di daerah Jawa sebesar Rp 16.000/kg, di Kota Bandung umumnya Rp 18.000/kg, lebih tinggi 11,11% dari harga HET.

Baca juga:Akhir November, Harga Kebutuhan Pokok Serentak Turun di Siantar

Lalu komoditas daging ayam juga melonjak sebesar 8,84% dari HET Rp 36.750/kg. Daging ayam di pasaran dijual seharga Rp 40.000/kg. Harga telur ayam juga dijual di atas harga HET 5,26%, dimana seharusnya Rp 27.200/kg menjadi Rp 28.500/kg.

KPPU juga ditemukan kelangkaan gula konsumsi dan beras. Khusus untuk varian gula premium, didapati di Pasar Cihapit pedagang cuma dijatah 1 karton berisi 24 kg per minggu. Di Pasar Griya Pahlawan, konsumen hanya boleh membeli 3 pcs maksimal untuk gula konsumsi 1 kg.

Sedangkan stok beras premium terpantau langka dan tak banyak dijual, serta didapati laporan adanya pembatasan dari pemasok. (dtk/hm16)

REPORTER: