34.5 C
New York
Wednesday, July 17, 2024

Gaungkan GNPIP Sumut, 17.000 Bibit Cabai Rawit Ditanam di Simalungun

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Dalam upaya menggaungkan kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 17.000 bibit cabai rawit ditanam di lahan tidur yang ada di Kabupaten Simalungun.

Penanaman bibit itu diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar bersinergi dengan Korem 022/Pantai Timur, Rindam I / Bukit Barisan, Pondok Pesantren Al Barokah, dan Kelompok Tani Simanja Sidamanik, memanfaatkan lahan tidur.

Seperti disampaikan oleh Kepala Perwakilan (KaPw) BI Pematang Siantar, Muqorobin, pada acara seremonial Gerakan Budidaya Pangan Mandiri dalam rangka mendukung GNPIP Sumut 2023 yang digelar di Lapangan Koramil Model 08/Bangun, Senin (12/6/23).

“Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia Tahun 2023, sinergi pengendalian inflasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di daerah perlu terus diperkuat. Hal ini bertujuan untuk mendukung langkah kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk mengarahkan inflasi kembali pada sasarannya sebesar 3 persen plus minus (±) persen,” ujar Muqorobin di awal sambutannya.

“Secara tahunan, perkembangan inflasi Provinsi Sumatera Utara per Mei 2023 relatif terjaga pasca HBKN (Hari Besar Keagamaam Nasional) Idul Fitri. Setelah sebelumnya mengalami deflasi 3 kali berturut-turut pada bulan Februari, Maret, dan April 2023, pada Bulan Mei 2023 Provinsi Sumatera Utara secara bulanan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,27 persen.

Baca juga : Deputi Gubernur Minta Pimpinan Baru BI Siantar Mampu Kendalikan Inflasi

Masih kata Muqorobin, Kabupaten Simalungun sebagai salah satu sentra produksi pertanian terbesar di Sumut memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan komoditas pangan di Sumut maupun Nasional. Peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Simalungun menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketersediaan pasokan di Sumatera Utara.

Namun demikian, kata Muqorobin, saat ini terdapat beberapa risiko yang dapat menghambat peningkatan produktivitas tersebut diantaranya potensi dampak El-Nino, persoalan kapabilitas petani, serta utilisasi terhadap lahan tidur yang masih rendah.

Dalam upaya menggaungkan kegiatan GNPIP Sumatera Utara serta menjawab berbagai tantangan dari aspek produksi, BI Pematang Siantar turut menyelenggarakan Program Gerakan Budidaya Pangan Mandiri di Kabupaten Simalungun, bersinergi dengan Korem 022/Pantai Timur, Rindam I / Bukit Barisan, Pondok Pesantren Al Barokah, dan Kelompok Tani Simanja Sidamanik untuk memanfaatkan lahan tidur di Kabupaten Simalungun dengan melakukan penanaman bersama 17.000 bibit cabai rawit di Bulan Juni 2023.

“Selain itu, potensi dampak El-Nino dan persoalan kapabilitas petani diharapkan dapat ditangani melalui berbagai bantuan dan fasilitas seperti Alsintan, pelatihan teknik pertanian organic, serta fasilitasi implementasi digital farming yang diberikan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang bersinergi dengan OPD terkait di Pemerintah Kabupaten Simalungun,” tuturnya.

Selanjutnya, kata Muqorobin, melalui pelaksanaan KAD yang tepat sasaran, kebutuhan pangan di Sumut diharapkan dapat terpenuhi dengan baik. Lebih jauh, KAD juga diharapkan dapat memangkas rantai pasok/alur distribusi yang panjang serta menciptakan keuntungan antara kedua belah pihak yakni kepastian pasar bagi petani dan kepastian pasokan yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun dan Provinsi Sumut secara umum.

“Melalui berbagai upaya tersebut, inflasi Provinsi Sumatera Utara dan Nasional diharapakan dapat kembali berada di rentang sasaran inflasi nasional 3 persen plus minus (±) 1 persen di tahun 2023.

Baca juga : Sepanjang Tahun 2022, Inflasi Siantar Tertinggi Kedua Dibanding Seluruh Kota di Sumut

Usai rangkaian kata sambutan yang juga disampaikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0207/Simalungun, Dandim Letkol Inf Hadrianus Yossy SB, SI Pem, MHan dan sambutan dari Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, acara berlanjut ke kegiatan penanaman bibit cabai rawit di areal lahan sekitar Lapangan Koramil Model 08/Bangun.

Kegiatan penanaman bibit diikuti Kapolres Simalungun, AKBP Ronald FC Sipayung SH SIK MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun serta sejumlah jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Simalungun. (Ferry Napitupulu/hm19)

Related Articles

Latest Articles