33.6 C
New York
Monday, June 24, 2024

Cegah Covid-19, Jemaah Haji Asal Siantar Diminta Isoman 21 Hari di Rumah

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Jemaah haji asal Kota Pematangsiantar direncanakan akan pulang ke Tanah Air pada 29 Juli 2022 mendatang. Jemaah haji yang tiba di Indonesia akan melalui sejumlah pemeriksaan kesehatan.

“Betul, para jemaah haji yang nanti akan tiba ke tanah air akan melakukan skrining kesehatan saat kedatangannya di bandara Bandara Kualanamu,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar dr Ronald Saragih, Selasa (19/7/22).

Ronald menyebut skrining kesehatan itu seperti pengecekan pemeriksaan suhu tubuh, melalui thermal scanner dan thermal gun, melihat tanda dan gejala, serta melakukan observasi terhadap jemaah di debarkasi.

Baca juga: 43 Jemaah Haji Asal Pematangsiantar Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air 29 Juli 2022

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 di daerah Kota Pematangsiantar. Sebab perjalanan kembali ini, masuk dalam perjalanan dari luar negeri. Diharapkan tetap menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan, terapkan prokes ketat, meski tidak terkonfirmasi positif Covid-19.

“Bagi jemaah asal Kota Pematangsiantar yang tiba di tanah air, harus melakukan isolasi mandiri (isoman) selama 21 hari di rumahnya masing-masing. Tidak perlu dikarantina,” katanya.

Meski demikian, ucap Ronald, jemaah haji asal Kota Pematangsiantar dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular akan dilakukan pemeriksaan, salah satunya tes antigen. Jika ternyata hasilnya menunjukkan positif, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Duuuh!!! Ternyata Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam, Ini Penjelasan Kemenag Siantar

“Para jemaah haji yang pulang ke tanah air ini akan dimonitor oleh Puskesmas di masing-masing tempat tinggalnya. Jika positif, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19,” jelas Ronald.

Ronald mengimbau agar jemaah haji yang pulang ke tanah air untuk membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah haji (K3JH) apabila ingin berkunjung ke Dinas Kesehatan atau Puskesmas setempat di masing-masing daerah. (yetty/hm09)

Related Articles

Latest Articles