13.5 C
New York
Monday, April 15, 2024

Minim Informasi, Warga dan Pemkab Kawasan Danau Toba Kecewa Persiapan F1H2O 2024

Toba, MISTAR.ID

Perhelatan ajang event internasional PowerBoat F1H2O yang akan diselenggarakan di Balige tanggal 1- 3 Maret mendapat kritikan dari masyarakat setempat bahkan pemerintah sekawasan Danau Toba.

Sebab, informasi dinilai minim didapat dari dari panitia (Injourney) sehingga kesulitan untuk melibatkan diri dalam memeriahkan event internasional yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Danau Toba sekaligus peningkatan ekonomi dari sektor pariwisata itu.

Rasa kecewa tersebut disampaikan kepada Injourney saat digelarnya sosialisasi event F1H2O di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Toba, Balige, Rabu (21/2/24) yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Toba, utusan dari Kabupaten sekawasan Danau Toba, masyarakat dan pegiat pariwisata Kabupaten Toba.

Diketahui, ajang internasional akan dimeriahkan juga dengan lomba Solu Bolon dan lomba Aquabike nasional untuk menambah variasi event tersebut sehingga pengunjung lebih dimanjakan dengan beberapa event yang selanjutnya akan dihibur artis papan atas nasional.

Baca Juga : F1 Powerboat dan AIC Digelar Bersamaan di Danau Toba, Turut Tampilkan Band Ternama

Adapun kesulitan yang dihadapi adalah untuk mendaftarkan menjadi peserta turnamen perlombaan Solu Bolon, dimana setiap kabupaten sangat kesulitan untuk melakukan registrasi untuk menjadi peserta dan saat ini masih 5 peserta kabupaten yang terdaftar, sementara pendaftaran sudah ditutup.

Belum lagi informasi yang sulit didapat terkait pengamanan dan pengaturan arus lalulintas karena sulitnya sumber yang akurat untuk mendapatkan informasi aktual karena belum adanya kepastian dari panitia (Injourney) untuk publikasi pemberitaan yang dapat disebarluaskan kepada masyarakat dan pengunjung.

Pihak Injourney mengaku sudah mempersiapkan event ini dari segi promosi dan kepada pemerintah daerah setempat dan sekawasan Danau Toba, tetapi mungkin masyarakat masih ada yang belum mengetahuinya. Untuk itu, maka dilakukan sosialisasi ini agar masyarakat lebih memahami pagelaran event internasional tahun 2024.

“Seperti kita ketahui, event ini tidak hanya ditangani satu pihak, tidak hanya dari Kementerian Kemaritiman dan Investasi tetapi ada stakeholder lain yang turut andil atau turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mungkin masih banyak disinformasi yang terjadi karena sampai sejauh ini, masih banyak koordinasi yang kami lakukan di internal dan eksternal,” ucap Gresita Siahaan pihak management injourney.

Related Articles

Latest Articles