17.3 C
New York
Monday, June 10, 2024

Tekan Stunting, Pemkab Labusel Gelar Posyandu Balita dan Lansia Serentak

Labusel, MUSTAR.ID

Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar posyandu balita dan lansia serentak di seluruh posyandu yang ada di sana dalam menyukseskan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting menuju generasi emas tahun 2045.

Posyandu diwajibkan bagi ibu hamil, bayi dan balita, calon pengantin dan lansia untuk mengikuti imunisasi, penimbangan, pengukuran lingkar lengan atas dan lingkar kepala, pengukuran tinggi badan, serta intervensi seusai tata laksana.

Wakil Bupati Labuel H Ahmad Padli Tanjung mengatakan, stunting merupakan masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak apabila dalam 1.000 hari pasca lahir, tidak mendapatkan gizi yang cukup.

Pemerintah menargetkan penurunan stunting sebesar 14 persen. Dengan demikian perlu strategi khusus melalui berbagai program dan kebijakan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak, serta memastikan anak-anak mendapat gizi yang cukup dan berkualitas.

“Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan seperti saat ini, kick off yang dilaksanakan serentak seluruh posyandu se-Labusel sebagai bentuk kehadiran Pemkab untuk menurunkan angka stunting,” ucapnya.

Baca Juga : Pemkab Labusel Segera Anggarkan Dana Rp100 Juta untuk FLLAJ

Ahmad menegaskan terkait pencegahan stunting di Labusel diantaranya pentingnya pendampingan bagi calon pengantin, ibu hamil, dan bayi untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi.

Selain itu, posyandu menjadi ujung tombak dalam memantau pencegahan stunting di Labusel, serta perlu kolaborasi semua pihak untuk memastikan program penurunan stunting dapat terlaksana dengan efektif.

Kadis Kesehatan Pemkab Labusel dr Bakti Suhendri berharap ke depannya Kabupaten Labusel tidak ada yang mengalami stunting atau zero stunting. (oel/hm24)

Related Articles

Latest Articles