Friday, July 10, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Siswa MAN 1 Madina Raih Dua Emas di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

Mistar.idKamis, 21 Mei 2026 pukul 10.04 WIB
siswa_man_1_madina_raih_dua_emas_di_ajang_inovasi_internasional_malaysia

Siswa MAN 1 Madina yang berhasil membawa dua medali emas untuk Indonesia, pada ajang World Young Inventors Exhibition di Malaysia (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Siswa-siswi MAN 1 Mandailing Natal (Madina) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, setelah berhasil memborong dua medali emas pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, pada 18–20 Mei 2026.

Dua penghargaan emas tersebut diraih dengan membawakan karya inovasi berbasis bahan alami dan ramah lingkungan, yang dipresentasikan di hadapan dewan juri internasional bersama peserta dari berbagai negara.

Tim pertama, Deofresh, meraih medali emas lewat inovasi deodoran alami berbahan daun bidara dan daun senggani. Produk tersebut dikembangkan sebagai alternatif deodoran herbal yang aman digunakan sekaligus memanfaatkan tanaman lokal yang memiliki kandungan antibakteri alami.

Di bawah bimbingan Lili Purnama, tim ini beranggotakan tujuh orang yaitu Alif Pratama, Intan Rahmadani, Rasti Setiawan Lubis, Natasya Ramadhani Maharani Nst, Aisah, Izzatul Jinan, dan Niswatul Mufidah Lubis.

Tim kedua, Mocha juga sukses menyabet medali emas melalui inovasi sabun kertas berbahan ampas kopi. Produk tersebut dinilai memiliki nilai guna tinggi karena memanfaatkan limbah organik menjadi produk higienis yang praktis dan ekonomis serta mendukung pengurangan limbah lingkungan.

Tim yang dibimbing Wahyu Alim, ini juga beranggotakan tujuh siswa yaitu Riana Sari Lubis, Ummi Kalsum Hanafi, Arisah Nabila, Rizqi Aliyah Rangkuti, Wafa Azzahro, Asnah Aulia Urohmah, dan Rafa Ibrahim Kamal Siregar.

Keberhasilan kedua tim MAN 1 Mandailing Natal ini disebut tidak lepas dari proses penelitian yang dilakukan secara bertahap, mulai dari pengumpulan data, pengujian produk, penyempurnaan desain hingga presentasi ilmiah berstandar internasional.

Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Hajjah Salbiah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa tersebut.

“Alhamdulillah. Dua medali emas ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak didik kita mampu bersaing di tingkat internasional dengan mengembangkan inovasi dan penelitian,” katanya, Kamis (21/5/2026).

Ia juga berharap, prestasi yang diraih bisa menjadi inspirasi dan penyemangat bagi siswa lainnya di madrasah untuk terus berkarya dan membawa harum nama bangsa di mata dunia.

“Keberhasilan ini juga ga terlepas dari dukungan penuh dari guru pembimbing, serta madrasah. Kita sangat mengapresiasi guru-guru yang sudah mendampingi dan membina mereka sampai akhirnya dapat meraih prestasi yang membanggakan ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, ajang WYIE 2026 merupakan kompetisi inovasi dan penelitian internasional yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, akademisi, peneliti, hingga inovator muda dari berbagai negara untuk memamerkan hasil riset dan karya terbaik mereka. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN