25.2 C
New York
Wednesday, July 17, 2024

Larang Aksi di MK, Prabowo Minta 92 Juta Pemilihnya Tahan Diri

Jakarta, MISTAR.ID

Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto merespon rencana pendukungnya untuk menggelar aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi. Pada kesempatan ini, Prabowo meminta untuk tidak mengadakan unjuk rasa, termasuk di daerah lainnya di Indonesia.

Prabowo menyampaikan permintaan itu kepada 96,2 juta pemilih Prabowo-Gibran, demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Prabowo mengharapkan para pendukungnya lebih mengutamakan untuk menjaga suasana pasca Pilpres tetap kondusif.

Prabowo mengajak para pemilihnya untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan keadaan api dan tetaplah menjaga kesejukan demokrasi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa menjaga kerukunan antar-seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: Anies, Prabowo, Ganjar dan KPU Serahkan Kesimpulan Sengketa Pilpres

Ia menyebut jangan sampai ada aksi turun ke jalan dan semua itu untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Berkali-kali saya ingatkan dengan kerukunan di antara kita, dengan rasa persatuan, dengan kearifan, dengan kesejukan Indonesia akan mencapai cita-cita bangsa,” ucap Prabowo, pada Kamis malam (18/4/24).

Sekali lagi dengan tegas Prabowo meminta seluruh pendukungnya menanamkan sikap cinta tanah air.

Baca juga: Momen Ultah Titiek ke 65, Prabowo Turut Langsung Merayakan

Dengan tidak turun menggelar aksi ke jalan, kata Prabowo, bukan berarti lemah. Namun orang kuat, lanjut Prabowo, justru pribadi yang mampu mengendalikan diri, perasaan dan emosionalnya.

Prabowo mengaku sangat memahami perasaan para pendukungnya terkait berbagai tuduhan atas kemenangan yang diraih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

“Kita sadari bersama bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar. Kami dapat memahami bahwa pendukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut,” ucap Prabowo. (mtr/hm17)

Related Articles

Latest Articles