21.7 C
New York
Wednesday, June 19, 2024

Kasus Pornografi Anak, Indonesia Masuk Peringkat 4 Dunia

Jakarta, MSITAR.ID

Berdasarkan data National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC), terdapat lebih dari lima juta temuan konten terkait pornografi anak di Indonesia.

Data tersebut menunjukkan Indonesia menduduki peringkat keempat dunia dan tertinggi kedua di Asia Tenggara atau ASEAN untuk jumlah kasus pornografi anak.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak penanganan pornografi anak secara komprehensif melalui pembentukan gugus tugas.

Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap Penjualan Video Pornografi Anak

Satgas yang dibentuk dengan melibatkan kementerian dan lembaga ini dinilai mampu mempercepat perlindungan setiap warga negara terhadap dampak pornografi.

“Meningkatnya kasus pornografi anak harus segera ditangani dengan langkah-langkah masif dan terukur untuk menciptakan sistem perlindungan yang menyeluruh bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya pada Sabtu (20/4/24).

Menurut Wakil Ketua MPR itu, diperlukan dukungan semua pihak dalam upaya pemerintah menangani kasus pornografi anak, seperti pencegahan, penanganan, penegakan hukum, dan dampaknya.

Ia juga menilai keterlibatan beberapa kementerian dan lembaga dalam penanganan kasus pornografi anak memerlukan sinergi lintas sektoral yang baik.

Baca juga: Polisi Bongkar 3 Ribu Video Pornografi Anak Jaringan Internasional

Wakil Ketua MPR ini berharap komitmen kuat pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam penanganan kasus pornografi anak dapat terwujud.

Ia menyoroti masa depan bangsa bergantung pada kualitas sumber daya manusianya dan berharap proses pembangunan anak bangsa menjadi generasi yang kompetitif dapat berjalan sesuai harapan.

Lebih lanjut ia menggarisbawahi perlunya semua pihak memahami pentingnya mengedepankan berbagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang diwarisi para pendahulu bangsa serta mewujudkan masyarakat adil dan makmur. (antara/hm17)

Related Articles

Latest Articles