13.9 C
New York
Saturday, April 13, 2024

Israel Bunuh Rutasan Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan, Indonesia Desak DK PBB Bertindak

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menyesalkan tindakan Israel yang telah membunuh ratusan warga Palestina yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan.

Indonesia melihat tindakan militer Israel tersebut sangat fatal. Indonesia lagi-lagi mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) bertindak tegas memberikan sanksi kepada Israel.

Indonesia juga mengkritik DK PBB karena terlalu lunak terhadap agresi militer Israel di Jalur Gaza. Indonesia mendesak Dewan Keamanan segera mengeluarkan perintah gencatan senjata.

“Apakah tragedi kemanusiaan ini tidak cukup bagi Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui resolusi yang menyerukan gencatan senjata?” kata Retno, Sabtu (2/3/24).

Baca juga: Menlu Retno Sebut Indonesia Tak Akan Menyerah Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Indonesia mengingatkan DK PBB supaya tidak membiarkan ada negara melanggar hukum internasional dan bebas mengabaikan tatanan internasional.

Selain itu, Indonesia mengimbau negara-negara lain agar segera menghentikan pemberian bantuan kepada Israel yang memungkinkannya melanjutkan agresinya di Jalur Gaza.

Indonesia mendesak semua negara untuk menghentikan pasokan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan, kata kementerian itu.

Baca juga: Pertemuan Menlu Retno dan UNHCR Bahas Pengungsi Rohingya

Setidaknya 115 warga Palestina tewas, sementara 760 lainnya terluka ketika Israel menembaki kerumunan warga sipil yang menunggu bantuan kemanusiaan di bagian selatan Kota Gaza pada hari Kamis (29/2/24) waktu setempat.

Menurut saksi mata, ratusan warga sedang menunggu bantuan di dekat Dowar al-Nabulsi ketika pasukan Israel tiba-tiba menembaki mereka.

Sementara itu, militer Israel mengklaim sebagian besar kematian disebabkan oleh terinjak-injak massa dan tertabrak truk pengangkut bantuan.

Israel juga mengatakan bahwa pasukannya hanya memberikan tembakan peringatan yang ditujukan ke kaki warga sipil Palestina untuk menghentikan mereka mendekati pos pemeriksaan Israel tempat truk bantuan tiba. (mtr/hm17)

Related Articles

Latest Articles