22.9 C
New York
Saturday, July 20, 2024

Begini Respons Istana Terkait Wacana Prabowo Bentuk ‘Presidential Club’

Jakarta, MISTAR.ID

Pihak Istana Negara memberikan tanggapan atas rencana Presiden Indonesia Terpilih, Prabowo Subianto akan membentuk ‘Presidential Club’.

Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana menyampaikan, krusialnya seorang Presiden untuk terus bersilaturahmi dengan seluruh mantan Presiden, saat mengomentari usulan pembentukan ‘Presidential Club’ itu.

“Ada atau tak adanya ‘Presidential Club’, Presiden dan semua eks Presiden begitu penting untuk bersilaturahmi,” sebutnya pada wartawan, Jumat (3/5/24).

Baca juga:Prabowo Berencana Bentuk ‘Presidential Club’, Wadah Bertemunya Mantan Presiden

Ari menuturkan, hal itu pula yang sudah diperbuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini, selalu menjaga silaturahmi dengan para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta tokoh-tokoh bangsa lainnya.

“Yang pastinya (silaturahmi) bakal berguna demi kemajuan bangsa dan negara,” paparnya.

Sebelumnya Juru Bicara (Jubir) Prabowo, Dahnil Azhar Simanjuntak membeberkan wacana Prabowo untuk membentuk ‘Presidential Club’ diisi para mantan Presiden yang masih hidup hingga kini.

Dahnil menuturkan, pembentukan klub itu bertujuan agar para eks Presiden dapat tetap rutin berjumpa dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan.

Baca juga: Surya Paloh Akui Tak Enak Hati Minta Jatah Menteri Ke Prabowo

Dia mengatakan, jika Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu berharap, para pemimpin di Tanah Air bisa kompak dan rukun untuk ikut berpikir dan bekerja demi kepentingan rakyat, terlepas dari perbedaan pandangan maupun sikap politik mereka.

“Ada saatnya nanti, pak Prabowo pasti bersua dengan Presiden ke-7 RI Jokowi, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden dan wakil Presiden terpilih periode 2024-2029. Rencananya Prabowo-Gibran akan dilantik pada 20 Oktober mendatang. (ant/hm16)

Related Articles

Latest Articles