9.4 C
New York
Saturday, April 20, 2024

Kenaikan Nilai Tukar Petani di Sumut Didorong Kenaikan Tiga NTP Subsektor

Pada subsektor Tanaman Pangan, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan NTPP adalah komoditas gabah, jagung, dan ketela rambat.

“Pada subsektor Hortikultura, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan NTPH, diantaranya kol/kubis, cabai rawit, dan jeruk. Pada subsektor tanaman perkebunan rakyat, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap kenaikan NTPR, yaitu kelapa sawit, kemenyan, dan kopi,” sebutnya.

Sedangkan pada subsektor peternakan, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap penurunan NTPT, yaitu komoditas ayam ras pedaging dan kerbau.

Baca juga : Nilai Tukar Petani di Sumut Naik 1,64 Persen

Pada subsektor perikanan, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap penurunan NTNP, diantaranya ikan tenggiri, tamban, dan kepiting laut.

Komoditas penyumbang terbesar IKRT untuk seluruh subsektor, yaitu beras, cabai rawit dan tomat sayur.

Disisi lain, di tingkat petani pada September 2023 harga gabah tertinggi senilai Rp7.200 per kg berasal dari gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) varietas Ciherang di Kabupaten Asahan.

Related Articles

Latest Articles