4.2 C
New York
Sunday, February 25, 2024

Harga Emas Turun Tajam Setelah Sentuh Level Tertinggi

Medan, MISTAR.ID

Harga emas hari ini, Selasa (5/12/23), turun tajam setelah sentuh level tertinggi. Mengutip laman resmi Logam Mulia untuk harga emas antam di Medan tercatat turun Rp23.000 per gram.

Padahal di hari sebelumnya tercatat naik Rp15.000 per gram. Kini harga emas antam ada di level Rp1.020.000 per gram dari harga sebelumnya di level Rp1.040.000 per gram.

Dikatakan Analis Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin bahwa harga emas terkoreksi cukup dalam hingga melemah ke level $2.034 per ons troy.

“Emas mengalami koreksi teknikal setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di angka $2.100 per ons troy nya. Koreksi yang terjadi pada harga emas secara keseluruhan masih merupakan koreksi sehat yang tidak perlu dikuatirkan terlalu berlebihan,” kata Gunawan, Selasa (5/12/23).

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini Melonjak

Sementara itu, bursa di Asia pada perdagangan hari ini juga banyak yang diperdagangkan melemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang untuk bergerak melemah pada perdagangan hari ini.

“Kinerja IHSG yang tertahan di kisaran level 7.100, secara teknikal bisa memicu pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini.

IHSG diproyeksikan akan bergerak dalam rentang 7.030 hingga 7.100. IHSG di sesi pagi perdagangan melemah tipis di kisaran level 7.093,” jelasnya.

Minimnya data ekonomi yang akan dirilis pada perdagangan hari ini, membuat pasar saham akan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknikal. Dan fluktuasi pada pasar saham masih akan terjadi dalam jangka pendek.

Baca juga: Sepekan ke Depan, Pasar Keuangan Minim Sentimen dan Harga Emas Kembali Naik

Sementara itu, mata uang Rupiah masih berpeluang bergerak menguat pada hari ini. Rupiah berpeluang untuk ditransaksikan dalam rentang 15.430 hingga 15.500 per US Dolar. Pada perdagangan waktu Amerika, mata uang US Dolar menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya.

“Rupiah pada sesi pembukaan perdagangan ditransaksikan melemah di level 15.500 per US dolar. Rupiah masih diuntungkan dengan pergerakan imbal hasil US Treasury yang belakangan bergerak dalam rentang 4,2% hingga 4,3%,” pungkasnya. (Anita/hm20)

Related Articles

Latest Articles