25.2 C
New York
Wednesday, May 22, 2024

Akhir Juli Deklarasi PON 2024 di Sabang, 800 Atlet Sumut Dipersiapkan

Medan, MISTAR.ID

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) meminta dibentuknya sekretariat bersama terdiri dari KONI Pusat, KONI Sumut, KONI Aceh dan Kemenpora untuk menyusun regulasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, dimana Sumut dan Aceh akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Pekan lalu kita rapat. Kita diminta membuat sekretariat untuk menyusun regulasi adanya PON di dua provinsi, karena ini baru pertama kali. Namanya masih dicari apakah nanti koordinator PB PON namanya atau seperti apa,” ujar Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis kepada Mistar, Kamis (8/7/21).

John memastikan rancangannya sudah ada. Pada akhir Juli nanti, akan dilakukan deklarasi bersama untuk menggaungkan PON 2024 bertempat di Nol Kilometer Sabang. “Nanti akan dihadiri Menpora dan Ketua KONI Pusat juga,” katanya.

Baca Juga:Ketua KONI Ingatkan Atlet Siapkan Diri Raih Prestasi di PON Papua

Untuk persiapan Sumut sendiri, kata John, saat ini atlet sudah di Platda kan. Dari 43 cabang olahraga yang diharapkan untuk melakukan slekda untuk diplatdakan, baru terlaksana 27. “Itu nggak ada masalah dan kita harapkan jalan terus. Ini dimulai sebagai semangat kepada Pengprov untuk jadi tuan rumah PON,” sebutnya.

John menjelaskan, pada 2022 nanti akan dilakukan pembenahan. Diharapkan ada 800 atlet dipersiapkan untuk 2024, dan Sumut akan merekomendasikan untuk mempertandingkan 32 cabang olahraga (cabor).

“Kalau untuk venue tidak semua harus dibangun. Contoh Cabor martial art dan bela diri itu bisa menggunakan gedung-gedung yang ada. Catur bisa menggunakan hotel. Tapi kalau untuk Cabor spesifik, pak Gubernur berjanji akan menyediakannya di Sport Center yang saat ini sedang tahap pembangunan,” ungkapnya.

Baca Juga:Dua Pemain Baru Mulai Bergabung, PSMS Bertolak ke Aceh Lakoni Laga Uji Coba

Adapun venue yang saat ini sedang tahap pembangunan, yakni Stadion Utama. Meski nanti tidak terpilih jadi tempat untuk mempertandingkan cabang sepakbola, kata John, paling tidak bisa dipakai untuk upacara penutupan.

Kemudian stadion atletik, renang dan lainnya, sebut dia, Gubsu minta dipertandingkan di Sport Center. John juga diminta Gubernur untuk daftar semua cabang olahraga, supaya bisa dibangun venue-venue nya. “Kita maunya olahraga yang dipertandingkan memang ada di Sumatera Utara, karena kita tuan rumahnya. Bagaimana kita sebagai tuan rumah, kalau pengprovnya gak ada,” pungkasnya. (ial/hm12)

Related Articles

Latest Articles