15.3 C
New York
Sunday, March 3, 2024

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dari Iran Mogok Makan

MISTAR.ID

Narges Mohammadi, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dari Iran yang saat ini berada di penjara mogok makan. Tindakan ini dilakukannya sebagai bentuk protes karena pihak penjara menolak memberikannya akses perawatan medis.

Sebelumnya, Mohammadi meminta para pemimpin teokratis di Teheran untuk memberikannya akses terhadap perawatan medis. Namun, pihak berwenang menolak mengizinkannya pergi ke rumah sakit minggu lalu karena dia menolak mengenakan hijab saat kunjungan tersebut.

Dilaporkan dari kantor berita aktivis HRANA, Selasa (7/11/23), menyebutkan jika Komite Nobel Norwegia mendesak pemerintah Iran untuk memberikan bantuan medis yang dibutuhkan oleh Mohammadi.

“Persyaratan mengenakan hijab agar narapidana perempuan dapat dirawat di rumah sakit tidak manusiawi dan tidak dapat diterima secara moral,” jelas perwakilan Komite Nobel Norwegia.

Baca juga: Jurnalis Filipina dan Rusia Raih Nobel Perdamaian 2021

Saat ini, belum ada tanggapan dari pengadilan Iran terkait permintaan Mohammadi. Diketahui, Mohammadi dan sekelompok wanita yang ditahan di penjara Evin, Iran, juga melakukan protes atas penolakan otoritas penjara untuk mengirim Mohammadi ke rumah sakit tanpa hijab sejak 29 Oktober 2023.

Narges Mohammadi sendiri sudah sering ditangkap. Ini adalah ketiga kalinya dia masuk penjara sejak tahun 2012. Dia pernah menjalani hukuman penjara atas tuduhan menyebarkan propaganda. Kini, kondisi fisik dan kesehatannya menjadi perhatian bagi kampanye Free Narges Mohammadi. (mtr/hm20)

Related Articles

Latest Articles