20.5 C
New York
Thursday, May 23, 2024

Militer AS Latihan di Luar Angkasa

Washington DC, MISTAR.ID

Selain mengirim astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Amerika Serikat (AS) berencana untuk melaksanakan misi Tactically Responsive Space (TacRS) yang dikenal dengan nama Victuz Haze.

Di luar angkasa, Angkatan Luar Angkasa AS (US Space Force) akan latihan militer pertama di orbit Bumi. Latihan simulasi perang luar angkasa akan memprogram satu satelit untuk bergerak secara tidak terduga dan melakukan manuver di dekat satelit lainnya.

Satelit kedua akan menanggapinya sebagai bagian dari sistem pertahanan atau upaya untuk menghalangi satelit musuh agar tidak menyerang.

Baca juga: Cek Kekuatan Militer Iran

Meskipun terdengar seperti cerita fiksi ilmiah, latihan ini dipandang oleh AS sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi konflik yang meningkat di luar angkasa. Salah satu alasan utamanya adalah karena China telah melakukan serangkaian tes misterius di orbit rendah Bumi.

“Jumlah dan kompleksitas ancaman dari musuh di luar angkasa terus meningkat. Untuk merespons ancaman-ancaman tersebut dengan cepat, kita perlu memiliki kemampuan TacRS tercanggih yang dimiliki oleh AS,” ujar Letkol MacKenzie Birchenough, Materiel Leader for Space Safari, Jumat (19/4/24).

Kolonel Bryon McClain menyatakan bahwa mereka sangat menyadari pentingnya memanfaatkan inovasi industri di ruang angkasa untuk mengatasi ancaman yang dihadapi oleh Amerika.

“Amerika Serikat memiliki industri luar angkasa yang paling inovatif di dunia. VICTUS HAZE akan menunjukkan kemampuan kita untuk merespons perilaku yang tidak bertanggung jawab di orbit dalam kondisi operasional yang nyata,” ungkap Birchenough.

Baca juga: Hezbollah Serang Fasilitas Militer Israel, 14 Personel IDF Dilaporkan Cedera

Biaya keseluruhan proyek ini diperkirakan mencapai 92 juta dolar, dengan True Anomaly berhasil mengumpulkan 30 juta dolar dari swasta. Meskipun True Anomaly masih harus melakukan demonstrasi lain sebelum VICTUS HAZE dapat dilaksanakan, mereka mengklaim bahwa semuanya berjalan lancar.

Angkatan Luar Angkasa AS dijadwalkan akan memulai latihan militer pertamanya di orbit Bumi pada tahun 2025 mendatang. (mtr/hm20)

Related Articles

Latest Articles