26.7 C
New York
Thursday, July 4, 2024

Jurnalis AS Diadili di Rusia, Dituduh Jadi Mata-mata CIA

Moskow, MISTAR.ID

Jurnalis Amerika Serikat (AS) Evan Gershkovich akan diadili di Rusia atas tuduhan spionase. Reporter Wall Street Journal itu dituding melakukan pengumpulan ‘informasi rahasia’ dari pabrik tank Rusia atas nama CIA.

Dilansir dari BBC pada Kamis (13/6/24),  Gershkovich akan diadili di pengadilan di Yekaterinburg – kota tempat dia ditangkap pada Maret lalu saat meliput perang di Ukraina.

Gershkovich, media tempatnya bekerja, dan otoritas AS telah membantah tuduhan tersebut. Washington secara resmi menetapkan kasus ini sebagai ‘penahanan yang salah’.

Baca juga:Jerman Tuding Rusia Sengaja Targetkan Ekonomi dan Energi Ukraina

Namun, Jaksa Rusia mengatakan penyelidikan telah menetapkan reporter tersebut mengumpulkan ‘informasi rahasia’ tentang ‘produksi dan perbaikan peralatan militer’ dari pabrik tank Rusia. Dalam sebuah pernyataan, Rusia menuduhnya ‘melakukan tindakan ilegal dengan menggunakan metode konspirasi yang melelahkan’.

Jaksa Rusia mengatakan hal itu dilakukan Gershkovich ‘atas instruksi CIA’. Sejak penangkapannya, Gershkovich masih ditahan sebelum persidangan di Moskow, 1.000 mil (1.609 km) dari Yekaterinburg.

Gershkovich telah menghabiskan lebih dari setahun di balik jeruji besi. Jika pengadilan membuktikan bahwa ia bersalah makan akan menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara. Penangkapannya menandai pertama kalinya Rusia menuduh jurnalis AS melakukan spionase sejak era Soviet.

Kedutaan Besar AS di Moskow menyebutkan alasan penahanannya ‘tidak berdasar’. The Wall Street Journal sebelumnya menuduh Moskow ‘menimbun warga Amerika di penjara-penjara Rusia agar bisa memperdagangkannya di kemudian hari’.

Baca juga:Ratusan Jurnalis Labusel unjuk Rasa Tolak Revisi UU Penyiaran

Para pejabat Rusia hampir tidak menyembunyikan fakta bahwa mereka memandang jurnalis Amerika sebagai alat tawar-menawar. Awal tahun ini, dalam sebuah wawancara dengan Tucker Carlson, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dia yakin kesepakatan bisa dicapai untuk membebaskan Gershkovich.

Putin mengatakan pihaknya bergantung pada ‘mitra kami yang mengambil langkah timbal balik’, dan mengisyaratkan identitas seseorang yang akan diterima Rusia dalam pertukaran tahanan. (antara/hm06)

Related Articles

Latest Articles