11.1 C
New York
Wednesday, February 28, 2024

Hadiri Sidang DK PBB untuk Pertama Kalinya, Presiden Ukraina Desak Pencabutan Hak Veto Rusia di PBB

“Sebagian besar dunia mengetahui kebenaran tentang perang ini,” kata Zelensky didampingi duta besar Rusia untuk PBB yang duduk di sebelahnya.

“Ini adalah kejahatan kriminal dan tidak masuk akal yang dilakukan Rusia terhadap negara kami, untuk merebut wilayah dan sumber daya Ukraina,” bebernya.

Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia memprotes pidato Zelensky di dewan tersebut. Pada bulan September, Dewan Keamanan PBB, yang beranggotakan 15 orang, diketuai oleh seorang warga Albania.

Baca juga : Serangan Ukraina di Krimea, 24 Orang Terluka dan 2 Kapal Rusia Terbakar

“Saya ingin menekankan kepada rekan-rekan kami di Rusia dan semua orang di sini bahwa ini bukanlah operasi khusus yang dilakukan kepresidenan Albania,” terang Perdana Menteri Albania Edi Rama kepada Nebenzia, menyindir sebutan Rusia untuk perang di Ukraina.

“Ada solusi untuk ini. Jika Anda setuju, Anda mengakhiri perang dan Presiden Zelensky tidak akan berpidato apa pun.”

Moskow menyebut pihaknya melakukan “operasi militer khusus” di Ukraina karena kepentingan Kiev dalam berhubungan dengan Barat – termasuk NATO – menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional Rusia. (tempo/hm18)

Related Articles

Latest Articles