20.9 C
New York
Friday, May 24, 2024

Dua Hari Usai Membacok Tetangga Hingga Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri

Nias, MISTAR.ID

Seorang pria berinisial IH alias Ama Emki (45) warga Dusun I Desa Sifaoroasi, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, akhirnya menyerahkan diri pada Sabtu (20/4/24) sekitar pukul 9.00 WIB, usai membacok tetangganya sendiri pada Kamis 18 April 2024 malam.

Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani melalui  Kasi Humas Polres Nias Iptu Osiduhugo Daeli  mengatakan, tersangka ditangkap setelah personel Polsek Lahewa mendapat informasi dari tokoh agama Mesilina Telaumbanua dan tokoh perempuan Yustina Hulu bahwa pelaku mau menyerahkan diri.

Saat proses penyerahan diri itu, kata  Daeli, pelaku meminta agar tidak banyak orang yang datang. Atas permintaan itu, pihak Polsek Lahewa mengutus dua personel untuk melakukan penjemputan.

“Jadi pelaku ini takut kalau banyak orang untuk itu kita utus dua orang anggota yakni, Kanit Intel Bripka Kasieli Telaumbanua, dan  Briptu Juskar Gulo,” ujarnya sembari mengatakan, pelaku langsung menyerahkan kepada petugas yang datang.

Baca juga: Dipicu Salah Paham, Warga Nias Utara Bacok Tetangga Sendiri Hingga Tewas

Revi mengatakan, pelaku mengaku dirinya membacok korban karena merasa kesal, di mana setiap kali korban minum dan mabuk selalu mengajak berantem.

“Untuk motif karena merasa kesal kepada korban, karena setiap korban mabuk, ia selalu seolah-olah menantang pelaku. Puncak emosi pelaku terjadi sebelum kejadian pembacokan, di mana korban menantang pelaku berkelahi duel tanpa alat,” ujar Revi dengan menambahkan bahwa alasan itulah pelaku nekat menghabisi nyawa korban menggunakan sebilah parang.

Meski sudah mendapatkan pengakuan dari pelaku, kata Revi, keterangan itu masih sepihak. Penyidik akan memeriksa sejumlah saksi lain yang akan dimintai keterangan.

Berita sebelumnya, seorang pria berinisial SH alias Ama Domi (42), warga Dusun I Desa Sifaoroasi Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, tewas dibacok tetangganya sendiri pada Kamis 18 April lalu.

Baca juga:Gegara Hubungan Spesial, Istri dan Tetangga Dibacok Suami

Kejadian itu bermula saat korban cekcok dengan istrinya. Tak lama kemudian, korban melihat istri dan anaknya berlari dari samping rumah menuju jalan umum. Korban kemudian mengejar mereka dan tepat di atas jembatan Patella, korban dan istrinya ribut.

Pada saat keributan itu, pelaku datang dan berteriak. “Apakah betul kau berani Ama Domi? Saya tidak takut’,” teriak pelaku.
Melihat pelaku yang sudah tersulut emosi, korban mendatangi pelaku dan menjelaskan bahwa ia sedang marah sama istrinya dan tidak ada kaitannya dengan pelaku. Bahkan korban sempat menyampaikan permohonan maaf karena membuat pelaku tersinggung. Namun, kata minta maaf itu tidak dihiraukan, seketika pelaku  mengambil parang dan membacok korban hingga tewas.
Akibatnya, korban terjatuh bersimbah darah dan dinyatakan meninggal dunia, sementara pelaku melarikan diri.
Hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka bagian leher, dagu dan rahang. (matius/hm17)

Related Articles

Latest Articles