-1.7 C
New York
Sunday, February 25, 2024

Ratusan Warga Berunjuk Rasa dengan Berjalan Kaki dari Karo ke Poldasu

Medan, MISTAR.ID

Ratusan warga Desa Sukamaju Kabupaten Karo melakukan aksi demonstrasi damai di depan Mapolda Sumatera Utara, Kamis (24/3/2022) siang. Massa yang mayoritas para kaum ibu-ibu datang dengan berjalan kaki atau longmarch dari Kabupaten Karo. Aksi tersebut merupakan lanjutan perlawanan warga Desa Sukamaju terhadap PT Bibit Unggul Karobiotik (BUK) yang selama ini bersengketa di atas lahan seluas 895.100 meter persegi di kawasan Siosar Kabupaten Karo.

Seorang pendemo, Intan Sembiring Sembiring mengaku ratusan warga Sukamaju sengaja datang ke Polda Sumatera Utara dengan berjalan kaki. “Kami jalan kaki dari Sukamaju,” ucap Sembiring. Ia mengaku, selama beberapa tahun ini warga sering mendapatkan intimidasi dari PT BUK. “Kami dari penduduk Sukamaju saat berladang kami sering mendapat intimidasi dari pihak PT BUK, bahkan ada pilir yang dibangun pemerintah itu pun dirusak. Kami berjuang dari tahun 2016,” terang dia.

Ia menjelaskan, intimidasi itu berupa warga sering dipanggil pihak kepolisian. Selain itu, PT BUK sering mendatangi warga kalau tanah itu bukan milik warga. “Kami dipanggil polisi kemudian mereka katakan itu tanah mereka. Kami buktikan dengan surat tapi mereka tidak peduli. Mereka menyuruh kami keluar dari tanah yang sudah kami tempati bertahun-tahun,” terangnya sembari menyebutkan kalau pimpinan PT BUK itu adalah Mujianto.

Dengan aksi ini, warga Sukamaju berharap agar pimpinan pimpinan Mabes Polri dan Polda Sumut segera membebaskan lahan tanah itu. “Harapan kami agar bapak pemangku hukum di negara ini mengarahkan pandangannya kepada Sukamaju supaya lahan itu benar-benar dibebaskan agar kami dapat bertani lagi,” sebut dia sembari menyebutkan kalau ada 200 keluarga yang menempati lahan itu. Dalam aksi itu, para pendemo menyempatkan berorasi dan melakukan aksi tarian budaya Karo. Tampak petugas kepolisian melakukan pengamanan. (saut/hm09)

Related Articles

Latest Articles