Rupiah Tertekan Pernyataan The Fed


Rupiah. (f: ist/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan, Kamis (27/2/2025). Rupiah dibuka di level Rp16.405 per dolar AS, atau turun 25 poin dibandingkan dengan posisi sebelumnya.
Pengamat pasar keuangan Lukman Leong menyebutkan jika melemahnya rupiah terjadi akibat penguatan dolar AS setelah pernyataan hawkish dari pejabat The Federal Reserve (The Fed).
"Namun, investor saat ini masih cenderung wait and see sambil menantikan data PDB AS yang akan dirilis malam ini," ujar Lukman, dilansir dari CNBC.
Lukman memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.300 hingga Rp16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp16.311 per Dolar AS
Sejumlah mata uang di kawasan Asia juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Baht Thailand tercatat naik 0,02%, sementara won Korea Selatan melemah 0,10%. Dolar Singapura menguat 0,04%, disusul yen Jepang yang naik 0,13% dan ringgit Malaysia yang mengalami kenaikan 0,01%.
Di sisi lain, mata uang utama negara-negara maju juga mengalami fluktuasi. Poundsterling Inggris naik 0,03%, sementara euro Eropa turun 0,02%. Franc Swiss dan dolar Kanada masing-masing melemah 0,01% dan 0,03%. (cnbc/hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Residivis Narkoba di Labuhanbatu kembali Ditangkap Polisi