18.5 C
New York
Saturday, October 5, 2024

DPRD Sumut Apresiasi Polda Transparan Usut Kasus Penganiayaan AH

Medan, MISTAR.ID

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut mengapresiasi kinerja Polda Sumut dalam menangani perkara tersangka AH yang melibatkan ayahnya AKBP AH.

“Kami mengapresiasi atas kinerja kepolisian yang proaktif terkait perkara AH. Selain itu, AKBP AH telah dinonaktifkan dan saat ini diperiksa Propam Polda Sumut,” kata Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kamis (27/4/23).

Baskami mengatakan, penanganan perkara penganiayaan yang cepat dilakukan kepolisian disambut baik masyarakat.

Baca Juga:Ini Sosok AKBP AH dan Harta Kekayaannya

“Saya berharap perkara ini harus dituntaskan. Saat ini zaman sudah berubah, tidak seperti dulu, pihak berwenang sering sesuka hati,” tegasnya.

Selain itu, Baskami juga menyoroti harta AKBP AH seperti rumah mewah, mobil mewah, motor gede Harley Davidson, yang tidak wajar sebagai aparat penegak hukum.

“Kalau bisa hartanya dicari (usut), kenapa begitu banyak? Dia (AKBP AH) harus menanggung risiko itu,” ucap Baskami.

Baskami juga menyebut, bahwa semua pejabat maupun penegak hukum sekarang ini bukan lagi dilayani, melainkan harus melayani.

“Apalagi zaman sekarang sudah era keterbukaan, seperti sosial media dan lainnya,” sebutnya.

Baca Juga:Penyidik Polda Sumut Datangi Rumah Mewah AKBP Achiruddin Hasibuan

Sebelumnya, Tim Polda Sumut melakukan penggeledahan di rumah AKBP AH di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia, Rabu (26/4/23). Tujuan penggeledahan tersebut untuk mencari barang bukti yang dilakukan tersangka AH dalam perkara penganiayaan terhadap Ken Admiral.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti seperti CCTV, senjata air softgun dan lainnya sebagai pendukung alat bukti terkait perkara AH yang melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral. Selain itu, Ditreskrimum Polda Sumut telah memeriksa lebih dari 10 orang saksi. (rahmad/hm12)

Related Articles

Latest Articles