30.4 C
New York
Thursday, July 18, 2024

Newsroom: Ratusan Massa Aksi di Medan Long March Peringati May Day

Medan, MISTAR.ID

Memperingati hari buruh internasional yang jatuh pada 1 mei 2024, ratusan massa aksi yang tergabung dari berbagai elemen melakukan long march atau berjalan kaki dari bundaran tugu SIB menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara.

Kegiatan ini mereka lakukan guna untuk menyampaikan aspirasi tuntutan kepada pemerintah. Massa aksi ini juga melakukan pertunjukkan teatrikal, berpuisi dan membawa spanduk bertuliskan pesan sosial.

Ratusan massa aksi yang tergabung dari berbagai elemen dan menamakan diri aliansi kemarahan buruh Sumatera Utara melakukan aksi damai yang didominasi oleh sejumlah mahasiswa.

Mereka berkumpul di bundaran SIB Kota Medan, Sumatera Utara lalu berjalan kaki. Sambil menyampaikan beberapa tuntutan pesan orasinya menggunakan pengeras suara. Mereka pun juga berhenti di persimpangan lampu merah sambil berorasi agar pesan mereka dapat didengar oleh masyarakat juga pengguna jalan.

Tonton juga: Newsroom: Pemko Medan Gelar Nobar Indonesia Vs Uzbekistan

Tuntutan yang mereka sampaikan yakni seperti mengupayakan pengupahan yang layak, menerapkan 8 jam kerja, hapuskan sistem outsourcing di Sumut, mengesahkan RUU PRT, dan menghapuskan batasan usia untuk perekrutan kerja.

Tuntutan lainnya yaitu mencabut undang-undang cipta kerja, menjalankan reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan, wujudkan kesetaraan akses bagi difabel dan mengesahkan perda ketenagakerjaan.

Setelah melakukan aksi dan menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah didepan kantor DPRD Sumut. Tidak ada satupun perwakilan dari anggota dewan yang mendatangi massa aksi ini. Tampak penjagaan yang dilakukan oleh petugas dari kepolisian melakukan pagar betis.

Tonton juga: Newsroom: Tanah Longsor Sempat Memutus Jalan Lintas Langkat ke Karo

Kemudian massa aksi pun meninggalkan gedung tersebut dan berjalan kaki kembali menuju titik nol Kota Medan. Di Lapangan Merdeka untuk menyampaikan orasinya kembali. (Fiqih/hm21).

Related Articles

Latest Articles