27.8 C
New York
Thursday, July 25, 2024

Sendok Elektronik Ini Bisa Tingkatkan Rasa Asin Tanpa Menambah Garam

Tokyo, MISTAR.ID

Perusahaan minuman raksasa Jepang, Kirin Holdings, akan mulai menjual sendok elektronik yang diklaim dapat meningkatkan pola makan lebih sehat. Sendok ini dapat meningkatkan rasa asin tanpa tambahan natrium.

Peluncuran produk ini pada Senin (20/5/24) menandai komersialisasi pertama teknologi yang pada tahun lalu memenangkan Penghargaan Ig Nobel, dalam kategori penelitian tidak biasa dan unik dan menyenangkan.

Kirin akan menjual hanya 200 Electric Salt Spoon-nya secara online dengan harga 19.800 yen (± Rp 2 juta) bulan ini dan produksi terbatas di pengecer Jepang pada bulan Juni. Namun, perusahaan berharap akan mendapatkan 1 juta pengguna secara global dalam lima tahun. Sedangkan penjualan luar negeri akan dimulai tahun depan.

Baca juga: Google Pasang Fitur Anti Maling

Sendok yang terbuat dari plastik dan logam ini dikembangkan bersama profesor Universitas Meiji, Homei Miyashita, yang sebelumnya memperlihatkan efek meningkatkan rasa pada prototipe sumpit listrik.

Efek tersebut bekerja dengan melewatkan medan listrik lemah dari sendok untuk mengkonsentrasikan molekul ion natrium pada lidah untuk meningkatkan rasa asin pada makanan.

Kirin, yang bergerak menuju perawatan kesehatan dari bisnis bir tradisional mengatakan , teknologi ini memiliki signifikansi khusus di Jepang, di mana rata-rata orang dewasa mengonsumsi sekitar 10 gram garam per hari, dua kali lipat dari yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah, stroke, dan penyakit lainnya.

Baca juga: Semakin Banyak Pengguna Starlink, Kecepatan Internet Justru Menurun

“Jepang memiliki budaya makanan yang cenderung memfavoritkan rasa asin,” kata peneliti Kirin, Ai Sato.

“Masyarakat Jepang secara keseluruhan perlu mengurangi jumlah asupan garam tetapi sulit untuk berpindah dari apa yang biasa kami makan. Itulah yang mendorong kami untuk mengembangkan sendok elektronik ini,” imbuhnya.

Dengan berat 60 gram, sendok ini menggunakan baterai lithium isi ulang.

Miyashita dan rekan penciptanya, Hiromi Nakamura, mendapat Penghargaan Ig Nobel Bidang Gizi oleh ahli imunologi dan pemenang Nobel, Peter Doherty, dalam sebuah upacara online. (mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles