26.2 C
New York
Wednesday, July 10, 2024

Pertolongan Pertama Bagi Mereka yang Kena Serangan Jantung

Jakarta, MISTAR.ID

Salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Vito A Damay menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan prosedur cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau pijat jantung untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang kolaps saat beraktivitas.

Banyak kasus kolaps saat berolahraga dan mendapat pertolongan tidak tepat dari orang-orang di sekitar. Ia memberikan contoh kasus pemain sepak bola Denmark yang selamat setelah kolaps di lapangan berkat tindakan cepat dan tepat dari rekan-rekannya yang melakukan CPR.

Di Indonesia, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan CPR masih sangat terbatas.

“Meskipun ada beberapa yang mencoba melakukan CPR, sering kali teknik yang digunakan salah. Banyak orang tidak tahu bagaimana merespons atau membantu seseorang yang kolaps akibat henti jantung saat berolahraga. Misalnya, mereka mungkin mencoba metode yang tidak efektif seperti menepuk-nepuk leher, mendudukkan korban, atau bahkan tidak melakukan apa-apa karena takut atau tidak tahu caranya,” jelas dr. Vito, Jumat (14/6/24).

Baca juga: CPR Ampuh Selamatkan Jiwa Orang yang Henti Jantung

Menurutnya, ketika seseorang tiba-tiba kolaps tanpa adanya tabrakan dengan orang lain, harus segera dicurigai sebagai henti jantung. Pertolongan pertama yang harus diberikan adalah CPR atau pijat jantung luar.

“Pijat jantung luar saja sudah cukup dan tidak perlu melakukan pernapasan mulut ke mulut. Pijat jantung luar dapat meningkatkan peluang bertahan hidup korban antara 17 persen hingga 40 persen, tergantung pada kondisi kesehatannya,” tambahnya.

Dalam situasi seperti ini, tindakan cepat dan tepat sangat krusial. Masyarakat diimbau untuk tidak membiarkan korban tanpa bantuan dan memastikan melakukan CPR dengan benar untuk meningkatkan kemungkinan korban selamat.

“Kesimpulannya, pengetahuan tentang CPR dan cara merespons orang yang kolaps karena gangguan jantung sangat penting untuk meningkatkan tingkat keselamatan dan respons terhadap kondisi darurat di sekitar kita,” tutupnya. (mtr/hm29)

Related Articles

Latest Articles