24.6 C
New York
Friday, June 21, 2024

Identik dengan Hari Kartini, Begini Sejarah Kebaya

Selain itu, kebaya memiliki peran estetis dan sosial sebagai wadah bagi perempuan Indonesia untuk belajar berpakaian rapi, sopan, dan selalu menjaga martabatnya. Di masa lalu, kebaya juga menjadi pakaian khas kaum priyayi atau masyarakat di lingkungan keraton.

“Seiring berjalannya waktu, saat ini semua kalangan masyarakat dapat mengenakan kebaya untuk berbagai acara, baik secara resmi maupun keperluan pribadi,” seperti yang tertulis di laman Indonesiabaik.

Ada beberapa filosofi yang terkait dengan penggunaan kebaya, seperti model sederhana yang menggambarkan sifat dan penampilan lembut perempuan. Kemudian, penggunaan jarik atau kain panjang memberikan makna tentang kelemahlembutan.

Baca juga: Kampanye Kebaya Goes to UNESCO

Model lilitan kain yang ketat menunjukkan gerakan perempuan yang halus dan lembut, serta pesan bahwa perempuan haruslah sopan dalam ucapan dan bertindak.

Potongan kebaya yang mengikuti bentuk tubuh mengandung makna bahwa perempuan harus bisa menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan mandiri.

Sementara, stagen atau ikat pinggang kebaya melambangkan kesabaran tinggi, mengacu pada filosofi Jawa tentang usus yang panjang. (mtr/hm20)

Related Articles

Latest Articles